Rejang Lebong (ANTARA News) - Pasukan TNI akan menjaga Pulau Enggano mulai tahun 2017, kata Komandan Korem 041 Garuda Mas Bengkulu, Kolonel Inf Andi Muhammad, saat berada di Kabupaten Rejang Lebong, Minggu.

"Untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, akan kita tempatkan pasukan dari Batalyon Infanteri 144/Jaya Yudha di Pulau Enggano yang posisinya merupakan pulau terluar dan lokasinya strategis," kata Danrem.

Jumlah pasukan yang akan menjaga Pulau Enggano tersebut ada satu SST (satuan setingkat peleton/ton) dan akan dilakukan secara bergantian oleh pasukan Yonif 144/Jaya Yudha Curup yang baru pulang dari pengamanan perbatasan negara dengan Malaysia di Kalimantan Barat.

Penempatan pasukan di Pulau Enggano itu sendiri akan dilaksanakan terhitung tahun depan, kendati di pulau itu sudah ada Koramil, namun jika dilihat dari jumlah penduduk, luas wilayah, letak geografis dan kondisi sosialnya diperlukan perkuatan pengamanan minimal satu SST.

"Prajurit yang bertugas di Pulau Enggano tersebut akan melakukan pembinaan secara teritorial," ujarnya.

Mengingat Pulau Enggano adalah bagian dari pulau terluar, maka tidak menutup kemungkinan kedepannya akan dilakukan penjagaan yang bukan hanya dari Yonif 144/Jaya Yudha, namun juga oleh pasukan dari satuan lainnya yang ada di jajaran Kodam II Sriwijaya.

Untuk itu, dirinya akan segera melaporkan rencana pengiriman pasukan ke Pulau Enggano itu ke Pangdam II Sriwijaya di Palembang, sehingga rencana ini bisa langsung dilaksanakan.

Sejauh ini sarana dan prasarana yang ada di Pulau Enggano tambah dia, sudah mencukupi berupa barak prajurit, kantor hingga landasan untuk helikopter. Selain itu juga tersedia lahan seluas 3 hektare yang disiapkan untuk usaha pertanian bagi pasukan TNI selama menjalankan tugas pengamanan di Pulau Enggano.

Pewarta: Nur Muhamad
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2016