Selasa, 26 September 2017

Wisatawan India ke Bali meningkat 57,60 persen

| 3.966 Views
Wisatawan India ke Bali meningkat 57,60 persen
Sejumlah wisatawan menikmati pemandangan di Pantai Kuta, Kamis (12/11). (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Denpasar (ANTARA News) - Wisatawan India yang berkunjung ke Bali meningkat mencapai 57,60 persen, persentase tertinggi di antara sepuluh negara terbanyak memasok turis berliburan ke Pulau Dewata.

"Masyarakat India yang berwisata ke Bali sebanyak 143.464 orang selama sepuluh bulan periode Januari-Oktober 2016, meningkat signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya tercatat 91,032 orang," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Adi Nugroho di Denpasar, Kamis.

Ia mengatakan, India yang menempati peringkat keenam setelah Australia, Tiongkok, Jepang, Inggris dan Perancis itu memberikan kontribusi sebesar 3,52 persen terhadap total wisman ke Bali sebanyak 4,07 juta orang selama sepuluh bulan pertama 2016.

Wisatawan India yang meningkat paling tinggi itu, disusul wisatawan Tiongkok melonjak 36,26 persen, Inggris 33,37 persen, Amerika Serikat 27,85 persen dan Perancis 27,80 persen.

Australia yang menempati peringkat teratas itu mengalami peningkatan hanya 16,16 persen, namun mampu memberikan andil 23,45 persen dari total wisman berliburan ke Bali, ujar Adi Nugroho.

Seorang Praktisi Pariwisata Bali Made Sudana menambahkan, meningkatnya kunjungan wisatawan India ke Bali berkat adanya persamaan seni budaya dan agama Hindu yang tumbuh dan berkembang subur di negeri seberang, terutama di Pulau Dewata.

Selain itu semakin baiknya hubungan kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan India, khususnya Bali, sehingga mampu mendorong bertambah ramainya wisatawan asal negeri Ramayana menikmati panorama alam serta keunikan seni buaya Bali.

Bali sendiri menindaklanjuti kerja sama yang cukup baik tersebut sehingga diharapkan di masa mendatang semakin banyak wisatawan India melakukan perjalanan wisata ke Bali, disamping masyarakat Bali sendiri juga mulai bergairah melaksanakan tirtayatra (perjalan suci) ke India.

Sementara Duta Besar RI untuk India Rizali W Indrakesuma menyatakan, Pemerintah Indonesia sedang mengupayakan adanya penerbangan langsung (direct flight) dari Indonesia ke India dan sebaliknya.

Penerbangan langsung itu sangat penting, terutama akan dapat berkontribusi dalam meningkatkan jumlah wisatawan India ke Indonesia serta memperlancar urusan bisnis dan investasi di kedua negara.

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga