Jakarta (ANTARA News) - Lamborghini mengembangkan Huracan Superleggera di trek bersalju guna menguji ketangguhan mobil super asal Italia itu jika dipacu saat musim dingin.

Huracan Superleggera yang pernah diuji di sirkuit Nurburgring, Jerman, pada musim gugur lalu akan segera berganti ban untuk diuji di jalanan bersalju agar pengemudi bisa merasakan pengalaman berkendara Lamborghini dengan bobot yang lebih ringan namun memiliki tenaga lebih kuat di trek basah.

Versi terbaru dari Huracan memiliki bobot 100 kilogram lebih ringan dari model biasa berkat peningkatan penggunaan serat karbon dan bahan ringan lainnya. Sasi mobil ini juga menggunakan suspensi yang ditingkatkan sehingga turut membantu sistem pengereman.

Bodywork Huracan Superleggera jauh lebih agresif dengan aerodinamis meliputi sayap belakang, intake udara yang lebih besar dan diffuser belakang berukuran besar sehingga memaksa penempatan jalur knalpot ada di bagian tengah.

Mesin V10 5.2-liter akan ditingkatkan guna memastikan bisa menghasilkan tenaga berlebih. Lamborghini berharap bisa meluncurkan Huracan pada Geneva Motor Show pada bulan Maret 2017, demikian carscoop.
Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2016