Jenewa (ANTARA News) - Lebih dari 4.000 gerilyawan telah dievakuasi pada Rabu malam dari Aleppo bagian timur menuju wilayah yang masih dalam penguasaan oposisi, demikian Komite Internasional Palang Merah (ICRC) mengatakan pada Kamis.

Evakuasi itu merupakan bagian dari kesepakatan antara ICRC dengan Sabit Merah Suriah.

"Sepanjang malam hari Rabu dan Kami, dalam satu dari babak terakhir evakuasi, lebih dari 4.000 gerilyawan telah dievakuasi dengan menggunakan mobil pribadi dan bak terbuka, dari Aleppo timur menuju wilayah pinggiran Aleppo barat," kata juru bicara ICRC Krista Armstrong.

"Ini sesuai dengan kesepakatan kami dengan beberapa pihak," kata dia.

Dengan perkembangan terbaru ini, sudah sekitar 34.000 orang telah dievakuasi dari distrik tersebut sepanjang satu pekan terakhir. Upaya pemindahan para gerilyawan sempat terhalang oleh angin dan salju besar, kata Armstrong.

"Evakuasi ini akan terus kami lakukan sepanjang hari dan malam dan mungkin akan berlanjut sampai besok (Jumat). Ribuan gerilyawan lain masih menunggu untuk dipindahkan," kata dia, seperti dilaporkan Reuters.

(Uu.G005)

Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2016