Sabtu, 23 September 2017

Debbie Reynolds dan Carrie Fisher dikubur berdampingan

| 6.721 Views
Debbie Reynolds dan Carrie Fisher dikubur berdampingan
Legenda Hollywood aktis Debbie Reynolds (kiri), yang juga merupakan ibu dari mendiang Carrie Fisher (kanan) menyusul kepergian anaknya Kamis (29/12) atau Rabu waktu Amerika Serikat. (instagram.com/enews)
Jakarta (ANTARA News) - Ibu-anak bintang Hollywood Debbie Reynolds dan Carrie Fisher, yang kematiannya hanya berselang sehari, akan dimakamkan secara bersamaan dalam kuburan yang berdampingan.

Todd Fisher, putra Reynolds dan adik Carrie, mengatakan burung kolibrik yang dilihatnya di Forest Lawn Memorial Park di Hollywood Hills membuatnya yakin tempat itu ideal sebagai peristirahatan terakhir kedua orang yang ia cintai.

“Memang seharusnya begitu,” kata Todd Fisher (58) pada Reuters, ia mengenang ibunya, aktris dan penyanyi yang mendapat nominasi Oscar, sangat menyukai burung kolibri yang sering mampir ke pekarangan rumahnya di Beverly Hills.

Fisher mengatakan dia dan keluarga berkumpul akhir pekan ini untuk mematangkan persiapan pemakaman, termasuk tanggalnya.

Dia mengatakan keluarga merencanakan dua acara pribadi, yakni pemakaman ibu dan kakaknya yang dikubur berdampingan di Forest Lawn, diikuti acara publik untuk mengenang dua perempuan itu.

Reynolds yang dikenal lewat musikal “Singin’ in the Rain” meninggal akibat stroke pada usia 84. 

Putrinya, Carrie Fisher yang dikenal sebagai Princess Leia dalam film “Star Wars” meninggal sehari sebelumnya beberapa hari usai terkena serangan jantung saat berada dalam penerbangan dari Inggris. Dia wafat pada usia 60 tahun.

Dalam wawancara dengan ABC News, Todd Fisher mengungkapkan masa-masa terakhir ibunya, dia menegaskan “dia tidak meninggal karena patah hati” tetapi “ingin bersama Carrie”.

“Dia mengatakan dia tidak sempat melihat Carrie pulang dari London. Dia mengekspresikan betapa dia mencintai kakak saya.”

“Kemudian dia mengatakan dia sangat ingin bersama dengan Carrie,” imbuhnya. “Dalam 15 menit setelah membicarakan itu, dia mulai menghilang, dan dalam 30 menit secara teknis dia sudah tiada.”

Penerjemah: Nanien Yuniar

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga