Rabu, 18 Januari 2017

PLN: tak ada kenaikan tarif listrik

| 3.170 Views
id pln, tarif listrik, pemindahan subsidi bukan kenaikan
PLN: tak ada kenaikan tarif listrik
35 Ribu MW Untuk Indonesia. Seorang ibu rumah tangga mengisi vocher isi ulang di KWH milik PT PLN Persero di rumah susun sewa (Rusunawa) Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (19/7/2016). PT PLN (Persero) berupaya mempercepat realisasi program 35.000 megawatt (MW) dan komitmen tersebut terus berjalan dengan pembangunan pembangkit, transmisi dan gardu induk di beberapa daerah. (ANTARA FOTO/Jojon)
Jadi, bukan dinaikkan, tetapi ada pelanggan subsidi yang kategorinya dipindahkan menjadi nonsubsidi."
Medan (ANTARA News) - Manajemen PT Perusahaan Listrik Negara Wilayah Sumatera Utara membantah adanya kenaikan tarif listrik, melainkan pemindahan kategori pelanggan yang layak mendapat subsidi.

Humas PLN Wilayah Sumut Mustafrizal di Medan, Rabu, mengatakan, informasi yang menyebutkan adanya kenaikan tarif listrik tersebut tidak benar.

Malah yang ada, terjadi penurunan tarif untuk pelanggan kategori rumah tangga biasa dan industri yang berlangsung pada Desember 2016 dan Januari 2017.

"Untuk kategori tersebut, tarifnya turun Rp5-6 per kwh," katanya.

Menurut dia, kondisi yang terjadi sejak Januari 2017 adalah penertiban dalam pemberian subsidi listrik agar subsidi yang dilakukan tepat sasaran.

Dari analisis yang dilakukan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), terdapat pelanggan yang dinilai tidak layak lagi mendapatkan subsidi.

"Jadi, bukan dinaikkan, tetapi ada pelanggan subsidi yang kategorinya dipindahkan menjadi nonsubsidi," kata Mustafrizal.

Sebelumnya, Kasubdit Tarif Harga Listrik Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman P Hutajulu mengatakan, kebijakan itu merupakan amanat Pasal 34 UU 30/2007 tentang Energi yang menyebutkan subsidi listrik ditujukan bagi rumah tangga miskin dan tidak mampu.

Kebijakan tersebut dilakukan dengan mengalihkan status subsidi pelanggan R1/450 VA yang dianggap rumah tangga mampu menjadi kategori R1-/900 VA.

Namun kebijakan subsidi tepat sasaran itu dengan mengurangi jumlah penerima subsidi tersebut dilakukan secara bertahap untuk tidak menimbulkan "kekagetan" bagi pelanggan PLN.

Sebelumnya, untuk pelanggan dengan daya 450 VA tersebut dikenakan biaya Rp586/kwh. Namun selama tiga periode, akan dinaikkan biayanya sejak 2017.

Pada Januari-Februari akan dikenakan biaya Rp774/kwh. Lalu dinaikan menjadi Rp1.022/kwh untuk periode Maret-April. Kemudian, dinaikkan lagi menjadi Rp1.352/kwh pada Mei-Juni.

Sedangkan sejak Juli, akan diberlakukan harga untuk pelanggan nonsubsidi yang bersifat fluktuatif atau dapat mengalami kenaikan dan penurunan.

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga