Jakarta (ANTARA News) - Pabrikan otomotif Amerika Serikat, General Motors Co, pada Selasa waktu setempat mengkonfirmasi nominal penanaman modal dalam negeri mereka bertambah 1 miliar dolar AS untuk keperluan pembangunan pabrik di AS pada 2017, dari 2,9 miliar dolar AS yang mereka umumkan tahun lalu.

Selain itu mereka juga akan memindahkan fasilitas produksi komponen dari Meksiko ke AS, termasuk yang sebelumnya dipasok oleh pihak kedua.

Hal itu terjadi setelah GM dan sejumlah pabrikan otomotif AS lainnya dikritik habis oleh Presiden terpilih AS dari Partai Republik, Donald Trump, yang akan diambil sumpahnya pada Jumat (20/1) setempat, akibat merakit kendaraan di Meksiko dan mengimpornya ke AS.

GM mengungkapkan tambahan penanaman modal senilai 1 miliar dolar AS tersebut akan membuka atau mempertahankan 1.500 lowongan kerja, dan mereka menyatakan bakal menguraikan detik tiap-tiap proyek secara berkala sepanjang tahun ini.

Keputusan itu segera direspon oleh Trump lewat cuitannya di akun twitter pribadinya, yang juga menyebut waralaba gudang rabat, Wal-Mart Stores Inc, yang mengumumkan akan mempekerjakan 10.000 pekerja AS pada 2017.

"Terima kasih General Motors dan Walmart telah memulai langkah mengembalikan kesempatan kerja di AS," cuit Trump.

GM juga mengatakan akan mulai merelokasi fasilitas produksi komponen penggerak roda mobil truk pick-up besar, termasuk yang sebelumnya diproduksi di Meksiko, ke Michigan, menciptakan tak kurang dari 450 lowongan kerja bagi warga AS.

Juru bicara GM, Joanne Krell, mengatakan pihaknya berencana menyediakan 7.000 lowongan kerja di AS dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun ke depan dan mengatakan keputusan itu "telah lama dikerjakan" sembari menambahkan "ini waktu yang tepat untuk membagikan kepada khalayak apa yang tengah kami kerjakan".

Sebanyak 7.000 lowongan kerja itu termasuk 450 pekerja di fasilitas produksi poros penggerak roda, 1.500 pekerja yang dihasilkan dari penanaman modal senilai 1 miliar dolar AS dan lebih dari 5.000 pekerja yang berkaitan dengan permesinan, keuangan dan teknologi unggul.

Di sisi lain, GM memastikan pihaknya tak berencana membatalkan penanaman modal di Meksiko senilai 5 miliar yang sempat diumumkan pada 2014 silam, meskipun di tengah tekanan dari Trump.

GM menyatakan mereka telah membuka 6.000 lowongan kerja di AS, 4.000 di antaranya pekerja yang diupah per jam dan 2.000 lainnya digaji per bulan, sejak 2015 sehingga mereka kini memiliki 103.000 pekerja di AS, demikian Reuters.
Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2017