Selasa, 28 Maret 2017

Momen "Rogun" picu SM kalahkan Pelita Jaya

| 6.440 Views
id bola basket, satria muda pertamina, rony gunawan, rogun, pelita jaya jakarta
Jakarta (ANTARA News) - Momen penghargaan tinggi Satria Muda Pertamina (SM) kepada Rony Gunawan, biasa disapa "Rogun", dengan memensiunkan nomor jersey "32" di Britama Arena memicu semangat Arki Dikania Wisnu dan kawan-kawan untuk mengalahkan Pelita Jaya Jakarta.

Dalam laga lanjutan Seri II Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2017 di Britama Arena, Jakarta, Sabtu, Satria Muda menaklukkan Pelita Jaya dengan skor telak 88-61.

"Kami menghargai Rony Gunawan. Semangat kami membara karena itu dan berusaha menerapkan instruksi pelatih. Kami berusaha bermain serapi mungkin sesuai arahan," ujar pemain SM, Christian Ronaldo Sitepu usai pertandingan.

Alasan itu juga diamini oleh pelatih SM, Youbel Sondakh. Youbel memuji kualitas permainan anak-anak asuhnya yang sangat baik melawan Pelita Jaya.

"Niat anak-anak sangat tinggi untuk memberikan sesuatu kepada Rony," tutur dia.

Sebelum pertandingan SM melawan Pelita Jaya, Rony Gunawan memang mendapatkan penghargaan yang cukup istimewa dari Satria Muda usai memutuskan pensiun pada Oktober 2016.

Di hadapan pemilik SM, Erick Thohir, Rogun beserta istri dan anaknya menyaksikan. nomor jerseynya, "32", juga turut dipensiunkan dan digantung di Britama Arena, bersama jersey legenda SM lain.


Sesali "Turn Over"

Kekalahan cukup telak dari SM membuat pelatih Pelita Jaya Johanis Winar terlihat cukup kesal. Johanis menyesalkan banyaknya kesalahan ("turn over") yang dibuat oleh timnya.

"Saat di kuarter satu kami tertinggal, itu tidak masalah. Namun konsentrasi kami pecah di kuarter-kuarter selanjutnya. Kami membuat 19 turn over dan SM bisa menghasilkan 23 poin dari sana," kata dia.

Selain itu, cederanya Adhi Prasetyo Putra juga menjadi alasan berkurangnya kemampuan Pelita Jaya. Menurut Johanis, salah satu pemain andalannya itu harus absen selama sebulan.

"Kehilangan dia memang berpengaruh. Namun ada atau tidaknya Adhi tim harus jalan terus," tutur Johanis.

Pelita Jaya memang bermain buruk kala melawan SM. Respati Ragil dan kawan-kawan kalah di semua kuarter, masing-masing 28-18, 55-32, 76-45 dan 88-61.

Dua pemain asing Pelita, Kore White dan Winston Grays menjadi yang terbaik di timnya dengan masing masing menbuat 22 poin, dua rebound, serta 11 poin dan sembilan rebound.

Di kubu SM, pemain asal Amerika Serikat Carlos Smith menjadi yang terbaik dengan 15 poin dan lima rebound. Catatan poinnya sama dengan Avan Seputra dengan 15 poin dan dua poin. Pemain asing SM lain, Tyreek Jewell mmebuat 10 poin dan delapan rebound.

Selanjutnya, Pelita Jaya, yang sudah mencatatkan satu kemenangan di tiga partai IBL 2017, akan melawan Aspac Jakarta pada Minggu (5/2). Sementara SM, yang mencetak tiga pertandingan di tiga laga IBL 2017, akan melanjutkan pertandingan di Seri III, Semarang.

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga