London (ANTARA News) - Minimnya libur musim dingin pada sepak bola Inggris telah merugikan level kebugaran para pemain Liverpool dan memainkan bagian dalam kemerosotan klub Merseyside sejak awal tahun, kata manajer Juergen Klopp.

Kemenangan Liverpol atas Tottenham Hotspur di Liga Inggris pada Sabtu bukan hanya menandai kemenangan pertama mereka tahun ini, namun juga kemenangan kedua mereka dalam 11 pertandingan, lapor Reuters.

"Desember-Januari," kata Klopp kepada media Inggris ketika ditanyai apakah pelajaran terbesar yang ia pelajari sepanjang laju buruk Liverpool.

"Pada Desember kami kehilangan sejumlah pemain dan tidak memiliki jadwal terbaik. Anda dapat melihat perbedaan fisik."

Upaya Liverpool untuk mengejar gelar telah terpuruk dalam beberapa pekan terakhir ketika mereka turun ke peringkat kelima, tertinggal 11 angka dari pemuncak klasemen Chelsea setelah 25 pertandingan.

"Itu adalah beberapa hal. Pada beberapa hal kami memiliki pengaruh dan pada lainnya kami tidak terpengaruh - kami kemasukan gol demi gol, terkena perangkap offside, mendapat hukuman penalti," keluh Klopp.

"Kami semestinya bisa mendapatkan dua, tiga, atau empat angka lebih banyak. Kami tidak terbiasa menjadi tim papan atas, mungkin kami semestinya terbiasa. Kami tidak cerdas seperti Chelsea, yang akan unggul 2-0 dan menyelesaikan permainan."

Liverpool, yang menjalani pemusatan latihan selama lima hari di Spanyol, akan melawat ke markas tim peringkat ke-17 Leicester City di Liga Inggris pada 27 Februari.
(Uu.H-RF/D011)

Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2017