Sukabumi (ANTARA News) - Tiga kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat diterjang bencana tanah longsor yang menyebabkan rumah milik warga rusak dan menutup akses jalan penghubung sehingga mengganggu aktifitas warga.

"Tiga kecamatan tersebut adalah Kecamatan Nagrak, Caringin dan Cireunghas, namun pada bencana ini tidak ada korban jiwa," kata Koordinator Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Yana Rusyana di Sukabumi, Rabu.

Adapun rinciannya seperti di Kampung Pawenang RT 05 RW 01 Desa Pasirhuni, Kecamanat Nagrak menyebabkan satu rumah milik warga rusak di bagian dapurnya. Kemudian di Kampung Sindanglenggo, RT 01 RW 02, Desa Cijengkol, Kecamatan caringin longsor tebing menutup bahu jalan milik Kabupaten Sukabumi sehingga mengganggu aktivitas warga.

Selanjutnya di Kampung Gandasoli, RT 02/07, Desa Cipurut, Kecamatan Cireunghas satu rumah yang dihuni lima jiwa rusak sedang karena tebing tanah yanga berada di bawah rumah tersebut longsor.

Hingga saat ini relawan dan petugas penanggulangan bencana bersama unsur muspika dan warga masih bergotong royong memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya rusak serta menyingkirkan tanah yang menutupi akses jalan raya seperti di Kecamatan Caringin.

"Bantuan darurat dalam bentuk makanan instan, perlengkapan tidur dan mandi sudah kami salurkan ke warga yang menjadi korban bencana," tambahnya.

Yana mengatakan sejak awal Maret sudah terjadi 13 kasus bencana tanah longsor yang tersebar di beberapa kecamatan, tapi untuk kerugian masih dalam pendataan pihaknya. Longsor yang terjadi tidak hanya merusak rumah warga tetapi fasilitas umum lainnya seperti madrasah, sekolah dan tempat ibadah serta lahan pertanian.

Pewarta: Aditya A Rohman
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2017