Kamis, 21 September 2017

Inpres penyelesaian 112 bangunan PTN mangkrak senilai Rp9,7 triliun segera diterbitkan

| 7.542 Views
Inpres penyelesaian 112 bangunan PTN mangkrak senilai Rp9,7 triliun segera diterbitkan
Presiden Joko Widodo. (ANTARA/IORA SUMMIT 2017/Rosa Panggabean)
Itu juga termasuk peralatan laboratorium dan lainnya."
Pangandaran (ANTARA News) - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan Presiden Joko Widodo segera menerbitkan instruksi presiden mengenai penyelesaian gedung mangkrak yang ada di 122 Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

"Ada sekitar 112 PTN yang sudah teridentifikasi dan 10 PTN lainnya masih dalam tahap pendataan jumlah bangunan yang mangkrak," ujar Menristekdikti usai penandatanganan nota kesepahaman di Pangandaran, Jawa Barat, Senin.

Total dana yang yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pembangunan gedung maupun rumah sakit pendidikan yang mangkrak tersebut mencapai Rp9,7 triliun.

"Itu juga termasuk peralatan laboratorium dan lainnya."

Dari 122 PTN yang mempunyai gedung mangkrak tersebut, terdapat 36 diantaranya merupakan PTN baru. Nasir menyebutkan dua PTN baru tersebut yakni Universitas Singaperbangsa dan Siliwangi.

Permasalahan PTN baru tersebut yakni sumber daya manusia dan infrastruktur. Menurut Nasir, Presiden Jokowi ingin mengentaskan permasalahan gedung mangkrak tersebut.

"Kami sudah bertemu dengan Presiden Jokowi dan responnya positif. Dalam waktu dekat akan segera terbit inpres mengenai hal ini," papar dia.

Sebelumnya, Dirjen Sumber Daya Iptek dan Dikti Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Ali Ghufron Mukti, mengatakan pihaknya berupaya untuk menyelesaikan permasalahan gedung mangkrak dengan pembiayaan investasi nonanggaran dan kerja sama pemerintah dan badan usaha (KBPU).

"Permasalahan gedung mangkrak lebih disebabkan kekurangan anggaran. Jadi sudah dianggarkan tahun sebelumnya, tapi ternyata masih kurang. Melalui skema ini, kami berharap permasalahan ini bisa diselesaikan," harap Ghufron.

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga