New York (ANTARA News) - Saham-saham di Wall Street berakhir lebih rendah pada Selasa (Rabu pagi WIB), karena para investor menjadi berhati-hati menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve AS pekan ini.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 44,11 poin atau 0,21 persen menjadi ditutup pada 20.837,37 poin.

Sementara itu, indeks S&P 500 kehilangan 8,02 poin atau 0,34 persen menjadi berakhir di 2.365,45 poin, dan indeks komposit Nasdaq berkurang 18,97 poin atau 0,32 persen menjadi 5.856,82 poin.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memulai pertemuan dua hari kebijakan moneter pada Selasa (14/3) dan akan berakhir pada Rabu (15/3) waktu setempat, yang secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuannya.

Ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga pada bulan ini mencapai sekitar 93 persen, menurut alat FedWatch CME Group.

Sementara itu, harga minyak terus menurun pada Selasa (14/3), setelah kenaikan jumlah rig pengeboran minyak AS yang beroperasi memicu kekhawatiran pasar tentang berlimpahnya pasokan minyak global.

Saham-saham energi jatuh, dengan Exxon Mobile merosot 0,53 persen dan Chevron menurun 1,82 persen. Sektor energi merupakan sektor S&P 500 berkinerja terburuk.

Di sisi ekonomi, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada Selasa (14/3), Indeks Harga Produsen untuk permintaan akhir meningkat 0,3 persen pada Februari, disesuaikan secara musiman.

Harga permintaan akhir naik 0,6 persen pada Januari dan 0,2 persen pada Desember 2016.

Indeks Volatilitas CBOE, sering disebut sebagai pengukur tingkat ketakutan Wall Street, meningkat 8,37 persen menjadi berakhir di 12,30 pada Selasa (14/3).

(UU.A026)


Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2017