Jumat, 18 Agustus 2017

Awas, pedofil seringkali jadi sosok pelindung anak

| 5.769 Views
Awas, pedofil seringkali jadi sosok pelindung anak
Kasus Pelecehan Seksual Anak Direktur Ditreskrimum Polda NTB Kombes Pol Irwan Anwar (kanan) mendampingi empat tersangka kasus pelecehan seksual terhadap anak yang salah satunya WNA asal Italia Bruno Gallo (kiri), saat rilis di Mapolda NTB, Rabu (15/3/2017). Dalam sebulan terakhir, Polda NTB beserta jajarannya berhasil mengungkap empat kasus pelecehan seksual terhadap anak. (ANTARA/Dhimas B Pratama) ()
Jakarta (ANTARA News) - Kaum pedofil seringkali memposisikan diri sebagai sosok pelindung bagi anak, meski sejatinya itu modus kejahatan.

Orangtua dalam hal ini perlu, bahkan wajib meluangkan waktu berbagi cerita bersama anak sekaligus membangun kehangatan dengan mereka.

"Jangan sampai anak minus perhatian sehingga mencari sosok lain yang ternyata kaum pedofil. Pedofil seringkali memposisikan diri sebagai sosok pelindung bagi anak, meski sejatinya itu modus kejahatan," ujar Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto dalam pesan elektroniknya kepada ANTARA News, Jum'at.

Saat ini tak sedikit pelaku pedofil yang memanfaatkan media sosial untuk mencari korbannya. Seperti yang belum lama ini terkuak melalui Facebook.

(Baca: Polda Metro lacak korban lain pedofilia)

"Ajarkan anak untuk ekstra hati-hati berkomunikasi di jejaring sosial, tak sedikit pelaku pedofil menggunakan media sosial untuk mencari mangsa," tutur Susanto.

Selain itu, pastikan anak diberikan literasi agar tak menjadi korban kaum pedofil dan pastikan lingkungan keluarga dan sosial tidak abai terhadap gejala dan segala gerak gerik pedofil yg berpotensi mencari korban.

(Baca: Indonesia harus waspada pedofilia)

Editor: Monalisa

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga