Minggu, 20 Agustus 2017

Lagi, dua F-16 Block 52ID mendarat di Tanah Air

| 5.852 Views
Lagi, dua F-16 Block 52ID mendarat di Tanah Air
Dokumentasi Mayor Penerbang GM Made Yoga Ambara (kursi belakang) dalam persiapan menerbangkan F-16 Block 52ID TNI AU nomor registrasi TT-1622 secara ferry dari Hill AFB, Utah, Amerika Serikat, menuju Pangkalan Udara Utama TNI AU Iswahyudi, Jawa Timur. (facebook)
... sudah ada 16 unit F-16 Block 52ID di Indonesia dari proyek Peace Bima Sena II yang berlangsung pada pemerintahan Presiden Susilo Yudhoyono...
Madiun, Jawa Timur (ANTARA News) - Dua unit pesawat tempur F-16 Block 52ID TNI AU hasil retrofit aset Angkatan Udara Pengawal Nasional Amerika Serikat, tiba di Tanah Air. Mereka mendarat di landas pacu Pangkalan Udara Utama TNI AU Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur, Senin.

Ini adalah gilir (batch) kelima dari seluruh gelombang pengiriman F-16 Block 52ID itu. Saat mendarat, warna loreng khatulistiwa pesawat tempur TNI AU sudah melekat di tubuh kedua pesawat tempur itu. Begitu juga dengan nomor registrasinya, dimana salah satunya bernomor registrasi TT-1622. 

Kepala Staf Komando Operasi TNI AU II, Marsekal Pertama TNI Donny Ermawan, mengatakan kedua unit pesawat tempur F-16 itu diadakan dari program Peace Bima Sena II dalam kontrak FMS LOA ID-D-SAL antara Indonesia dan Amerika Serikat. 

Dari program Peace Bima Sena II ini, disepakati Amerika Serikat akan menyiapkan, menyempurnakan, dan mengaktifkan 24 unit F-16 Fighting Falcon Block 25 menjadi setara dengan Block 52. Untuk Indonesia, designasi baru yang diberikan adalah F-16 Block 52ID, sesuatu yang tidak ada dalam daftar arsenal Amerika Serikat. 

(Baca juga: F-16 nomor registrasi TS-1603 berjasa pada insiden Pulau Bawean)

Ermawan didampingi Komandan Pangkalan Udara Utama TNI AU Iswahjudi, Marsekal Pertama TNI Andyawan MP, menyatakan, sebenarnya ada empat unit pesawat tempur F-16 yang diterbangkan dari Amerika Serikat pada pengiriman tahap kelima ini. 

Namun, baru dua F-16 Block 52ID yang tiba, sedangkan dua unit masih berada di Anderson Air Force Base (AFB) di Guam. Rencananya baru Selasa (22/3), diterbangkan ke Pangkalan Udara Utama Iswahyudi Magetan, Indonesia.

Rute yang diterbangi mereka adalah Hill AFB di Utah, di mana program reftrofit dilaksanakan perusahaan swasta Amerika Serikat, transit di Hickam AFB di Hawaii, serta Anderson AFB di Guam. Dari sana keduanya lalu mengarungi langit menuju Pangkalan Udara Utama TNI AU Iswahyudi, Magetan, Indonesia.

Secara total waktu yang diperlukan untuk bisa sampai ke Indonesia dari bagian tengah Amerika Serikat ke arah barat itu adalah 23 jam terbang. 

Kini sudah ada 16 unit F-16 Block 52ID di Indonesia dari proyek Peace Bima Sena II yang berlangsung pada pemerintahan Presiden Susilo Yudhoyono. 

Pada paruh kedua pemerintahan Yudhoyono, Indonesia banyak membeli sistem arsenal baru ataupun hasil retrofit untuk ketiga matra TNI. 

(Baca juga: Belasan F-16 dikerahkan untuk Angkasa Yudha 2016 di Natuna)

"Pesawat-pesawat tersebut nantinya akan memperkuat Skuadron Udara 3 TNI AU yang ditempatkan di Pangkalan Udara Utama TNI AU Iswahjudi Magetan dan Skuadron Udara 16 TNI AU yang berada di Pangkalan Udara Utama TNI AU Roesmin Nurjadin Pekanbaru," kata Ermawan.

Ditargetkan, pada akhir 2017, total dari seluruh pesawat tempur retrofit itu telah dikirim ke Indonesia. 

Andyawan memberi selamat kepada para pilot yang menerbangkan dua pesawat tempur itu. Seorang di antara mereka adalah penerbang tempur AU Amerika Serikat, dan seorang adalah putera Bali, Mayor Penerbang GM Yoga Ambara, yang menerbangkan F-16 Block 52ID nomor registrasi TT-1622. 

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga