Minggu, 22 Oktober 2017

75 tewas dalam banjir di Peru

| 4.336 Views
75 tewas dalam banjir di Peru
Pemandangan jalan raya Evitamiento setelah terjadi longsor dan banjir besar di Trujillo, wilayah utara Peru, Senin (20/3/2017). (REUTERS/Douglas Juarez )
Lima, Peru (ANTARA News) - Pusat Operasi Darurat Nasional Peru (COEN), Senin (20/3), mengkonfirmasi 75 orang tewas sejak Desember akibat banjir dan tanah longsor yang disebabkan oleh fenomena cuaca El Nino, selain 263 orang cedera dan 30 orang hilang.

Di dalam satu pernyataan, COEN mengatakan bahwa, meskipun El Nino mulai terjadi setiap minggu pada Desember, fenomena alam itu telah bertambah kuat sejak Februari, dan telah mempengaruhi 627.048 orang di 11 wilayah, trmasuk membuat 100.169 orang meninggalkan rumah mereka.

Bagian yang paling parah dilanda El Nino berada di bagian timur-laut negeri itu --Tumbres, Piura, Lambayeque, La Libertad dan Ancash-- Lima di bagian tengah negeri tersebut dan Departemen Ica serta Arequipa di bagian selatan.

Baca juga: (Banjir dan longsor di Peru tewaskan empat orang)

COEN, yang memantau situasi secara nasiona, sebagaimana diberitakan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa siang, mengatakan 1.109 kilometer jalan telah rusak dan 3.849 kilometer telah terpengaruh.

Selain itu, 159 jembatan telah ambruk, 274 lagi telah rusak dan 33 jalan raya ditutup, terhalang atau terbatas buat lalu-lintas.

Sebanyak 10.642 rumah telah ambruk, 12.126 telah dinyatakan tidak aman dan 134.290 telah terpengaruh.

El Nino telah membuat panas temperatur permukaan air Samudra Pasifik jadi 29 derajat Celsius, atau antara lima dan tujuh derajat lebih panas dibandingkan dengan kondisi normal untuk pertama kali tahun ini.

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga