Rabu, 28 Juni 2017

Dedi Mulyadi punya modal calonkan gubernur

| 2.608 Views
Dedi Mulyadi punya modal calonkan gubernur
Dedi Mulyadi (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Karawang (ANTARA News) - Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi layak maju pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 karena sudah memiliki modal dekat masyarakat, kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham, Rabu.

"Partai Golkar ini selalu mendukung kader yang ingin maju pada Pilgub Jabar. Saudara Dedi Mulyadi paling memungkinkan dan layak," katanya disela Rapat Pimpinan Daerah DPD Partai Golkar Jawa Barat di Karawang.

Ia menilai Dedi layak maju pada Pilgub Jabar karena mempunyai modal yang sangat penting, yakni sudah dikenal masyarakat dan telah menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat.

Meski begitu, Idrus menyatakan akan mempertimbangkan hasil survei yang dikeluarkan lembaga survei independen terkait pencalonan pada Pilgub Jabar.

"Kita ini partai yang ingin mencalonkan pemenang. Mereka yang diusung oleh rakyat. Sehingga kita akan menunggu hasil survei yang dilakukan lembaga survei independen," katanya.

Saat ini diakuinya pengurus Partai Golkar di kabupaten/kota se-Jabar ingin mengusung Dedi Mulyadi menjadi gubernur. Konsekuensinya, seluruh kader harus membantu Dedi Mulyadi agar bisa lebih dikenal masyarakat dari berbagai kalangan.

Menjelang Pilgub Jabar 2018, Idrus mengaku akan menilai komunikasi politik yang dilakukan Dedi Mulyadi terhadap partai politik lainnya dalam Pilgub Jabar. Hal itu dilakukan terkait dengan koalisi pada Pilgub nanti.

"Tapi untuk urusan koalisi ke partai mana, itu diserahkan ke DPD Golkar Jabar. Itu tergantung dengan komunikasi politik pengurus Golkar Jabar," kata dia.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi menyatakan siap maju pada Pilgub Jabar. Dengan catatan, dukungan itu benar-benar muncul dari masyarakat.

"Siap atau tidak siap, ini harus dijalani. Karena saya ingin dari rakyat. Dan memang sudah ada dukungan dari sejumlah tokoh Jawa Barat," katanya.

(T.KR-MAK/F006)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga