Jakarta (ANTARA News) - Apakah hidup Anda seperti lirik "Akhir Bulan" Kunto Aji? Kebutuhan dan keinginan dimanjakan saat gaji datang, tak berapa lama baru tersadar bahwa tabungan menipis dan Anda harus mengencangkan ikat pinggang.

Anak muda sering dikritik karena tidak mengerti dunia finansial, kata kepala marketing Ikano Bank Craig Fiddes.

Berikut kiat-kiat untuk anak muda yang bokek agar bisa bertahan dengan gaji yang tidak seberapa, seperti dilansir Independent.

Perhitungkan hutang

Pertama, hindari hutang dalam jumlah besar. Saat mendapatkan uang, bayar dulu hutang yang besar seperti tagihan kartu kredit. Jangan tergoda dengan penawaran menarik yang membuat Anda jatuh terjebak dalam hutang yang lebih dalam.

Menabung walau sedikit

Setelah membayar hutang yang besar, Anda harus berkonsentrasi menabung untuk biaya tak terduga, misalnya memperbaiki motor rusak, kata CEO evestor.co.uk Anthony Morrow.

"Ingatlah, dana tak terduga akan membuat Anda tenang tak peduli seberapa sedikit jumlahnya."

Setelah dana darurat siap, investasikan tabungan Anda untuk mendapat hasil jangka panjang yang lebih baik.

Minta bantuan orangtua

Meski orangtua-mu bukan dari kalangan kaya raya, galilah informasi dari mereka mengenai pengalaman finansial. Pengalaman adalah guru terbaik, jangan sampai Anda mengulangi kesalahan yang pernah mereka lakukan.

Tabung dana pensiun

Mulai menabung dana pensiun adalah salah satu cara terbaik bagi anak muda untuk membangun keuangan stabil di masa depan. Jika gaji Anda otomatis dipotong untuk pensiun, coba perthitungkan apakah Anda bisa membayar lebih tiap bulan agar hasilnya lebih besar kelak.

Mulai dari hal kecil

Mulailah mengatur uang dari bulan ini. Apakah pengeluaran Anda lebih besar dari pendapatan? Coba unduh aplikasi gratis yang bisa mempermudah Anda menghitung bujet secara sederhana.

Jangan mudah gelontorkan uang untuk investasi tak jelas

Hanya karena seorang teman menyebut diri mereka entrepreneur, tak berarti idenya wajib Anda sokong dengan dana. Jangan investasikan uang pada hal yang tak Anda mengerti.


Penerjemah: Nanien Yuniar
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2017