Minggu, 22 Oktober 2017

217 guru mendongengi 1.646 anak di festival kreativitas

| 7.213 Views
217 guru mendongengi 1.646 anak di festival kreativitas
Ilustrasi--Siswa-siswi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) mendengarkan dongeng di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2017), untuk memperingati Hari Dongeng Sedunia. (ANTARA FOTO/Atika Fauziyyah)
Jakarta (ANTARA News) - Sebanyak 217 guru membacakan buku dongeng berbahasa daerah kepada 1.646 murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Festival Kreativitas Anak Usia Dini 2017 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta, Rabu.

Kegiatan itu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) untuk membaca buku cerita berbahasa ibu terbanyak.

Direktur Pembinaan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ella Yulaelawati mengatakan para guru PAUD penutur bahasa ibu membacakan dongeng dari 53 buku cerita.

"Buku cerita berbasis bahasa ibu ini bertujuan memudahkan komunikasi, interaksi, dan pengembangan kemampuan bahasa, kemampuan sosial, kognitif, dan tentu saja menumbuhkan kecintaan bahasa daerah," kata Ella.

Ella mengatakan petuah dan kearifan dalam dongeng yang dituturkan menggunakan bahasa daerah diharapkan bisa membantu membentuk karakter anak.

"Bahasa berperan penting dalam pendidikan dan keterpaduan sosial. Melalui bahasa ibu yang dipahami dalam keseharian, anak akan lebih mendengarkan, memahami dan berbicara dalam berbagai cara dan ekspresi," kata Ella.

Dia mengemukakan kementerian menggelar festival kreativitas PAUD antara lain untuk memberi ruang bagi penuturan dan pelestarian bahasa ibu.

Selain pembacaan dongeng, festival juga menyuguhkan pentas tari oleh 470 anak dari berbagai daerah.

Editor: Maryati

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga