Rabu, 20 September 2017

20 penyelam di Kupang bersihkan terumbu karang

| 9.560 Views
20 penyelam di Kupang bersihkan terumbu karang
Ilustrasi - Seorang penyelam membersihkan sampah saat melakukan aksi besih sampah bawah laut di Kupang, NTT, Jumat (21/4/2017). (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)
Kupang (ANTARA News) - Sebanyak 20 penyelam dari berbagai instansi di Kota Kupang pada Sabtu mengelar aksi membersihkan terumbu karang di wilayah laut Kupang untuk memperingati Hari Terumbu Karang yang jatuh pada Selasa (9/5).

"Pembersihan terumbu karang dilakukan dengan menyisir kawasan dasar laut yang sudah pernah ditransplantasi terumbu karang," kata Kepala Balai Kawasan Konservasi dan Perairan Nasional (BKKPN) Kupang, Ikram Sangadji di Kupang, Sabtu.

Ikram mengemukakan selain membersihkan terumbu karang, 20 penyelam tersebut juga akan memeriksa terumbu karang yang mengalami pemutihan.

"Kawasan dasar laut kita perlu terus dirawat sehingga rumah ikan atau terumbu karang ini bisa berkembang dengan baik agar kelak bisa indah bawah laut kita," ujarnya.

KDC

Aksi menyelam di dasar laut untuk memperingati Hari Terumbu Karang tersebut diselingi dengan peluncuran "Kupang Dive Community" (KDC) yakni komunitas selam serta pemerhati lingkungan perairan di Kota Kupang.

Komunitas ini berasal dari beragam kalangan di antaranya Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang, LANTAMAL VII Kupang, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT, Universitas Nusa Cendana, Universitas Muhammadiyah Kupang, Universitas Kristen Artha Wacana, Basarnas Kupang, serta WWF dan TNC.

Ikram M Sangadji selaku Ketua KDC mengatakan pembentukan komunitas itu untuk menyatukan semua penyelam dan operator penyelam di Kupang dalam suatu wadah komunitas, sehingga memperluas komunikasi dan informasi tentang potensi lokasi menyelam di perairan NTT.

Sementara, Danlantamal VII Kupang Brigjen TNI (Mar) Dedi Suhendar menyambut baik kegiatan yang diinisiasi oleh Ketua KDC.

"Belajar dari Bali, pengembangan wisata bahari harus memberdayakan masyarakat setempat agar masyarakat NTT bisa sejahtera," ujarnya.

Editor: Heppy Ratna

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga