Rabu, 28 Juni 2017

Berita kemarin, ustadz Yusuf Mansur dilaporkan ke polisi hingga gaji ke-13

| 14.697 Views
Berita kemarin, ustadz Yusuf Mansur dilaporkan ke polisi hingga gaji ke-13
Ustadz Yusuf Mansur (ANTARA)
Jakarta (ANTARA News) -  Berikut lima berita kemarin yang masih laik baca hari ini, di antaranya tentang Ustadz Yusuf Mansur yang dilaporkan ke Polda Jawa Timur hingga kapan pemerintah bayar THR dan gaji ke-13.


Presiden Joko Widodo menyapa masyarakat yang hadir di Pendopo Wijaya Kusuma Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dengan menggunakan bahasa khas daerah itu atau yang lebih dikenal dengan sebutan "basa ngapak".

"Kepriwe kabare? Apik? Sae nggih?" sapa Presiden Jokowi.


Ustad Yusuf Mansur dilaporkan ke Polda Jawa Timur oleh sejumlah orang dari Surabaya terkait investasi Condotel Moya Vidi di Yogyakarta yang dinilai bermasalah. 

"Korban sudah mulai bermunculan. Di Surabaya baru empat yang mengkuasakan pada kami untuk mempolisikan masalah ini," ujar kuasa hukum para korban Sudarso Arief Bakuma di Mapolda Jatim, Kamis.


Pemerintah memastikan Tunjangan Hari Raya (THR), Pensiun maupun Gaji ke-13 bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Pejabat Negara akan dibayarkan pada Juni-Juli 2017.

Berdasarkan keterangan Kementerian Keuangan melalui laman resminya yang diakses di Jakarta, Kamis, pembayaran THR dan Pensiun ke-13 tersebut akan dilakukan pada Juni 2017, sedangkan Gaji ke-13 akan dibayarkan pada Juli 2017.


Dalam menyambut mudik dan Lebaran, Waze merilis survei yang menunjukkan waktu terbaik dan terburuk untuk mudik di musim liburan. 

Hasil survei menunjukkan bahwa Selasa adalah hari terbaik untuk mengemudi (27 persen lebih sedikit pengemudi), sedangkan Senin adalah hari terburuk untuk mengemudi (21 persen lebih banyak pengemudi).


Untuk pertama kalinya penata artistik Jay Subiyakto menyutradarai film dokumenter dengan tema sejarah perdagangan rempah-rempah Indonesia. 

Film berjudul Banda, The Dark Forgotten Trail mengupas kejayaan pala, komoditi rempah yang dulu dianggap lebih bernilai dari emas, di kepulauan Banda yang hampir terlupakan.

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga