Sabtu, 24 Juni 2017

Sinta Nuriyah: Puasa momentum bangun persaudaraan sejati

| 2.380 Views
Sinta Nuriyah: Puasa momentum bangun persaudaraan sejati
Istri Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah Wahid (kedua kanan) (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan) ()
Bondowoso (ANTARA News) - Tokoh perempuan Ny Sinta Nuriyah Abdurahman Wahid mengajak umat Islam Indonesia memanfaatkan momentun puasa Ramadhan untuk membangun persaudaraan sejati dengan sesama warga bangsa.

"Lewat puasa mari kita tidak menggunjing saudara kita, tidak korupsi dan lainnya. Lewat puasa ini mari kita bangun kebersamaan dalam menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini," katanya dalam acara buka puasa bersama kaum duafa di Ponpes Mambaul Ulum, Desa Tangsel Wetan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Minggu malam.

Isteri Presiden keempat RI almarhum KH adurahman Wahid itu mengatakan bahwa makna terdalam dari ibadah puasa adalah pengendalian diri untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak baik, dan dilarang oleh agama.

"Puasa berisi pelajaran tentang moral dan budi pekerti luhur. Puasa mengajak kita untuk menjaga kesabaran, keadilan, kesederhanaan, saling mengasihi, saling berbagi dan saling menolong," kata pendiri organisasi Puan Amal Hayati ini.

Ibu Sinta, panggilan akrabnya, menjelaskan bahwa setiap tahun dirinya selalu berkeliling ke banyak tempat untuk bersahur bersama dan berbuka bersama dengan kaum duafa atau kalangan masyarakat yang terpinggirkan.

"Saya setiap tahun juga datang ke Bondowoso ini. Dulu saya menggelar acara sahur bersama di desa, kemudian dipindah ke pendopo bupati. Tapi kemudian banyak warga yang protes kok tidak dilaksanakan seperti yang dulu. Alhamdulillah sekarang bisa dilaksanakan di Pondok Pesantren Mambaul Ulum ini," katanya.

Bupati Bondowoso Amin Said Husni mengakui bahwa setiap tahun mantan Ibu Negara itu selalu hadir untuk menyapa warga Bondowoso. Hal itu menunjukkan bahwa Ibu Sinta memiliki kepedulian tinggi terhadap keberadaan rakyat.

Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ulum KH Salwa Arifin yang juga Wakil Bupati Bondowoso mengaku senang lembaganya dihadiri Ibu Sinta. Apalagi, lewat acara itu rakyat kecil di daerahnya bisa memiliki kesempatan bertatap muka dengan isteri mantan Presiden.

"Semoga kegiatan semacam ini mampu membawa kemajuan bagi Bondowoso, dan mampu membawa kita pada peningkatan di bidang ibadah," kata mantan Rois Syuriah PCNU Bondowoso dua periode tersebut.

Sementara selain bertatap muka dengan warga, Ibu Sinta pada kesempatan itu juga membagikan bingkisan kepada sekitar 100 warga duafa di wilayah Tangsel Wetan dan sekitarnya.

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga