Situbondo (ANTARA News) - Arus lalu lintas di jalur pantura Situbondo, Jawa Timur, terganggu akibat air sungai yang meluap menggenangi jalan raya yang menghubungkan Jawa-Bali itu.

"Setelah mendapatkan informasi melubernya air sungai di Desa Trigonco, Kecamatan Asembagus, kami bersama petugas dari UPTD Sampean Lama dan petugas PU Bina Marga Provinsi Jatim serta kepolisian setempat melakukan pembersihan sampah," ujar Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo Puriyono di Situbondo, Selasa.

Ia menjelaskan bahwa air sungai aliran Sungai Sampean Lama itu meluber ke jalan raya sejak pukul 08.00 WIB akibat tumpukan sampah yang menyumbat gorong-gorong sehingga pelengsengan sungai sepanjang 1 meter jebol.

Air sungai meluber dan menggenangi jalan raya pantura, katanya, dengan ketinggian air sekitar 30 cm sehingga arus lalu lintas terganggu. Bahkan, kemacetan mencapai 500 meter dari arah Banyuwangi ke Surabaya maupun sebaliknya.

"Akan tetapi, kemacetan tidak berlangsung lama karena petugas kami bersama dengan yang lainnya langsung menutup pelengsengan yang jebol dan juga menggunakan alat berat membersihkan sampah yang menyumbat gorong-gorong," ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Asembagus AKP Sugiyono mengatakan bahwa arus lalu lintas di jalur pantura Situbondo normal kembali setelah 3 jam kemudian.

"Pada pukul 12.30 WIB genangan air di jalan raya sudah mulai berangsur surut. Tadi saat alat berat tiba memang arus lalu lintas kami buka tutup sampai pelengsengan yang jebol berhasil ditutup menggunakan karung berisi pasir," tuturnya.

Pewarta: Novi Husdinariyanto & Zumrotun Solichah
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2017