Harare (ANTARA News) - Presiden Zimbabwe Robert Mugabe berada di Singapura untuk perawatan kesehatan dan ini merupakan kunjungan ketiga dalam tahun 2017, kata surat kabar pada Minggu.

Mugabe adalah penguasa tertua Afrika dengan usia 93, terakhir berada di Singapura pada Mei untuk yang juru bicara George Charamba katakan pada saat itu "pengobatan masalah mata", lapor Reuters.

"The Standard" mengatakan bahwa ia berangkat lagi ke Singapura pada Jumat untuk perawatan lebih lanjut.

Menteri Penerangan dan Penyiaran Chris Mushohwe mengatakan kepada surat kabar itu bahwa Mugabe di Singapura, namun menolak memastikan alasan kunjungan tersebut.

Partai berkuasa ZANU-PF pada Sabtu menyatakan membatalkan pawai pemuda, yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Juli dan dihadiri presiden itu, karena ia akan keluar negeri.

Charamba dan Mushohwe tidak menanggapi panggilan dan pesan ke telepon mereka untuk memberi tanggapan.

Meski mengalami kekhawatiran tentang kesehatannya, Mugabe melakukan lebih dari sepuluh perjalanan ke luar negeri pada tahun ini dan berupaya mendapatkan masa jabatan lima tahun lagi pada 2018.

Ia memerintah negara Afrika selatan itu sejak kemerdekaan dari Inggris pada 1980.

Pemerintahnya membantah bahwa ia tertidur dalam pertemuan, dengan mengatakan -dalam menanggapi rekaman televisi, yang menunjukkan ia melakukan itu- bahwa ia mengistirahatkan matanya.

Mugabe menjelajah lebih dari 200.000 mil udara sejak awal 2016. Ia menghabiskan 53 juta dolar untuk perjalanan luar negeri pada tahun lalu, lebih dari dua kali lipat dari anggaran awal 23 juta dolar, kata data pemerintah.

(Uu.B002/M016)

Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2017