Kamis, 27 Juli 2017

Simpang susun itu tetap bernama Simpang Susun Semanggi

| 1.260 Views
Simpang susun itu tetap bernama Simpang Susun Semanggi
Foto aerial Simpang Susun Semanggi di Jakarta, Jumat (14/7/2017). (ANTARA/Sigid Kurniawan)
Jakarta (ANTARA News) - Bunga semanggi dengan empat kelopaknya menjadi ilham nama simpang susun pertama di Indonesia. Nama itu juga yang dipilih Gubernur DKI Jakarta, Djarot Hidayat, yaitu Simpang Susun Semanggi, untuk simpang susun dan jembatan layang baru di kawasan Semanggi, Jakarta.

Simpang susun yang dibangun dari masa pemerintahan Orde Lama telah dipermodern pada masa kini. 

"Setelah kami bahas di dalam rapat pimpinan tadi, akhirnya kami putuskan namanya tetap Simpang Susun Semanggi," kata Hidayat, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin.

Untuk selanjutnya, nama jembatan layang tersebut akan dituangkan ke dalam Keputusan Gubernur.

"Saat ini, Keputusan Gubernur itu sendiri sudah diproses dan diharapkan bisa diterbitkan sebelum uji coba lalu-lintas terbuka yang dijadwalkan pada 29 Juli 2017," ujar dia.

Lebih lanjut, dia menuturkan nama Simpang Susun Semanggi dipilih karena sesuai dengan perancangan awal konsep jembatan layang itu.

"Namanya tetap Simpang Susun Semanggi karena dari awal, namanya memang sudah ditetapkan seperti itu. Jadi, disesuaikan saja," tutur Djarot.

Sementara itu, dia mengungkapkan persiapan menjelang peresmian Simpang Susun Semanggi yang ditargetkan pada 17 Agustus 2017 terus dimatangkan.

"Infrastruktur dan juga fasilitas yang ada di Simpang Susun Semanggi itu kami cek terus, kami lengkapi. Sehingga pada saat peresmiannya, benar-benar bisa dioperasikan," ungkap dia.

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar Pembaca
Baca Juga