Senin, 25 September 2017

Nyaris dibuang, tas Neil Armstrong laku Rp23,9 miliar

| 3.053 Views
Nyaris dibuang, tas Neil Armstrong laku Rp23,9 miliar
Tas yang digunakan Neil Armstrong di Apollo 11 guna membawa serpihan debu dan batu kecil dari bulan ditampilkan kepada media dalam sebuah lelang di New York. (AFP File)
New York (ANTARA News) - Tas yang digunakan oleh Neil Armstrong untuk mengumpulkan sampel paling pertama dari bulan - yang pernah hampir di buang ke tong sampah - terjual dalam sebuah lelang dengan harga 1,8 juta dolar Amerika (sekitar Rp23,9 miliar), ungkap Sotheby’s pada Kamis (20/7) waktu setempat.

Tas yang diterbangkan ke bulan dengan pesawat antariksa Appollo 11 dan masih menyisakan jejak debu bulan dan batu kecil itu dijual dalam rangka peringatan 48 tahun pendaratan pertama di bulan pada 1969.

Pelelang Joe Dunning memperkenalkan tas tersebut sebagai “artefak yang sangat langka dari pencapaian terbesar umat manusia.” Tas itu dijual kepada pembeli yang tak disebutkan namanya via telepon setelah penawaran sengit selama lima menit.

Pemilik tas itu sebelumnya adalah seorang pengacara asal Illinois, yang membelinya pada 2015 dengan harga 995 dolar Amerika (sekitar Rp13,2 juta).

Sotheby's mengatakan tas itu merupakan satu-satunya artefak dari misi Apollo 11 yang tersisa di tangan pribadi. Setelah Apollo 11 kembali ke Bumi, hampir semua peralatan dari misi tersebut dikirim ke Smithsonian, yang merupakan museum terbesar di dunia.

Namun, kesalahan inventaris meninggalkan tas sampel tersebut di dalam sebuah kotak yang berada di Johnson Space Center, demikian AFP.

Penerjemah: Alviansyah Pasaribu

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga