Kamis, 21 September 2017

Rupiah Senin sore melemah tiga poin

| 1.605 Views
Rupiah Senin sore melemah tiga poin
Penukaran Valas Petugas menghitung uang pecahan 100 dolar AS di penukaran valas Ayu Masagung, Jakarta, Rabu (4/3). Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali melemah sebesar 0,17 persen atau berada pada posisi Rp 12.990 per dolar AS. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari) ()
Jakarta (ANTARA News) - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin sore, bergerak melemah sebesar tiga poin menjadi Rp13.319 dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.316 per dolar Amerika Serikat (AS).

"Pergerakan mata uang rupiah kembali bergerak mendatar dengan kecenderungan melemah di tengah cukup maraknya sentimen negatif," kata Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Senin.

Menurut dia, salah satu faktor yang menjadi penekan rupiah yakni harga minyak mentah dunia yang kembali mengalami penurunan.

Terpantau harga minyak jenis WTI Crude melemah 1,21 persen menjadi 48,98 dolar AS per barel, dan Brent Crude turun 1,20 persen menjadi 51,79 dolar AS per barel.

Di sisi lain, lanjut dia, sentimen dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat ekonomi Indonesia pada triwulan II 2017 tumbuh sebesar 5,01 persen (year on year), diluar harapan pasar yang sebesar 5,05-5,1 persen.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diluar ekspektasi pasar membuat laju mata uang rupiah tertahan terhadap dolar AS," katanya.

Kendati demikian, lanjut dia, masih adanya harapan pertumbuhan ekonomi nasional ke depan lebih baik seiring dengan pembangunan infrastruktur mejaga tekanan mata uang rupiah lebih dalam terhadap dolar AS.

"Pembangunan infrastruktur menjaga harapan ekonomi Indonesia ke depan akan lebih baik lagi," katanya.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menambahkan bahwa data kerja Amerika Serikat yang optimis menjadi salah satu faktor yang menopang mata uang dolar AS.

Serapan tenaga kerja sektor non pertanian Amerika Serikat mencapai 209 ribu orang, lebih besar daripada perkiraan 182 ribu.

"Data tenaga kerja AS menjaga prospek kenaikan bunga The Fed di Desember mendatang, katanya.

Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Senin ini (7/8) mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi Rp13.319 dibandingkan hari sebelumnya (Jumat, 4/8) Rp13.324 per dolar AS.

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga