Minggu, 24 September 2017

Trump: larangan tentara transgender kebaikan bagi militer AS

| 3.783 Views
Trump: larangan tentara transgender kebaikan bagi militer AS
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan rencana infrastruktur senilai 1 triliun dolar AS kepada khalayak ramai dalam aksi sepanjang tepian Sungai Ohio di Rivertowne Marina di Cincinnati, Ohio, Amerika Serikat, Rabu (7/6/2017). (REUTERS/John Sommers II )
Menurut saya, saya memberikan kebaikan besar bagi militer."
Bedminster, Amerika Serikat (ANTARA News) - Presiden Donald Trump mengatakan pada Kamis (10/8) bahwa dia memberikan "kebaikan besar" bagi militer Amerika Serikat (AS) dengan melarang pasukan transgender dari angkatan bersenjata.

Trump, berbicara kepada wartawan di klub golfnya di New Jersey, mengatakan masalah personel tentara transgender "pelik" dan "membingungkan" bagi militer.

"Dengar, saya sangat menghormati komunitas (transgender)," kata Trump, dilansir AFP.

"Menurut saya, saya mendapatkan dukungan besar -- atau pernah mendapatkan dukungan -- dari komunitas tersebut. Saya mendapatkan banyak suara," ujarnya.

Namun, Trump mengatakan masalah tentara transgender menjadi "situasi yang sangat pelik" bagi angkatan bersenjata AS.

"Seperti Anda tahu, ini masalah yang sangat rumit bagi militer," ujarnya. "Ini masalah yang sangat membingungkan bagi militer."

"Menurut saya, saya memberikan kebaikan besar bagi militer."

Dalam rangkaian tiga cuitan bulan lalu, Trump mencabut kebijakan era Obama yang diberlakukan selama lebih dari setahun yang memungkinkan tentara transgender bertugas secara terang-terangan.

Pengumumannya disampaikan dengan sedikit atau tanpa koordinasi dengan Pentagon dan diumumkan saat Menteri Pertahanan James Mattis sedang berlibur, membuat kementerian tersebut kesulitan menyampaikan tanggapan yang koheren.

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga