Senin, 25 September 2017

Banjir dan longsor landa Pesisir Selatan

| 2.283 Views
Banjir dan longsor landa Pesisir Selatan
Dokumentasi Warga berupaya memindahkan material yang terbawa banjir akibat meluapnya Sungai Batu Merah, di kawasan Ahuru, Kecamatan Sirimau, Ambon, Maluku, Senin (17/7/2017). Selain bencana banjir, hujan deras yang mengguyur Kota Ambon sepanjang hari juga mengakibatkan tanah longsor di sejumlah lokasi. (ANTARA FOTO/izaac mulyawan)
Painan, Sumbar (ANTARA News) - Banjir dan longsor melanda Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, akibat hujan deras yang mengguyur kawasan itu sejak Senin siang.

"Banjir di Nagari (Desa Adat) Lakitan Tengah dan berdampak kepada 800 kepala keluarga. Hal tersebut telah kami sampaikan ke instansi terkait," kata Camat Lengayang Mulyadi ketika meninjau lokasi banjir.

Sementara di Nagari Kambang Timur terjadi longsor pada tiga titik sehingga ruas jalan antarnagari tertutup material longsor.

Berkat kerja sama masyarakat dan aparatur pemerintah setempat material longsor bisa dibersihkan dan jalan tersebut bisa kembali dilalui kendaraan.

"Itu laporan sementara yang kami terima dan sejauh ini warga kami masih baik," katanya.

Wali Nagari Lakitan Tengah Irwandi menyebutkan banjir melanda nagari yang pimpinnya sejak pukul 17.30 WIB. Menurutnya ketinggian banjir bervariasi dan yang terdalam mencapai 1,5 meter.

"Melalui kepala kampung kami telah meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan sehingga risiko akibat banjir bisa diminimalkan," katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Pesisir Selatan Prinurdin menyatakan masih mendata masyarakat terdampak banjir di daerah itu.

"Tim telah kami turunkan, tetapi kami belum mendapatkan data pasti," katanya lagi.

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga