Senin, 25 September 2017

Bappenas: pendidikan-wirausaha kunci capai pertumbuhan berkualitas

| 3.130 Views
Bappenas: pendidikan-wirausaha kunci capai pertumbuhan berkualitas
Menteri Perencanaan Pembangunan (PPN)/ Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (ANTARA /Andreas Fitri Atmoko)
Jakarta (ANTARA News) - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan pendidikan dan wirausaha merupakan kunci untuk mencapai pertumbuhan yang berkualitas.

"Untuk mencapai pertumbuhan yang berkualitas dan berdampak maksimal bagi masyarakat Indonesia, maka salah satu kunci pentingnya adalah dengan menempatkan pendidikan, terutama pendidikan tinggi, sebagai prioritas," ujar Bambang dalam pernyataan resmi yang diterima Antara di Jakarta, Senin.

Indonesia saat ini tengah fokus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dengan mengatasi masalah kesenjangan dan kemiskinan.

Bambang menyebutkan, sasaran Indonesia adalah menurunkan ketimpangan dan penduduk di bawah garis kemiskinan sebesar lima persen pada 2025 dan zero poverty pada 2045.

Strategi yang diimplementasikan antara lain melalui pengembangan inovasi dan teknologi dalam pemenuhan kebutuhan dasar, peningkatan keuangan inklusif, perkuatan usaha kecil, mikro, menengah dan koperasi, pengembangan inovasi serta sarana dan prasarana layak di wilayah perdesaan, peningkatan keahlian berbasis kompetensi bagi pekerja muda di kelompok 40 persen terbawah, perbaikan sistem perpajakan dan tata kelola pemerintahan daerah, pengembangan layanan dasar dan penghidupan bagi penduduk lansia, serta penumbuhan wirausaha secara berkelanjutan.

"Untuk menjadi negara maju, pemerintah terus mendorong pemuda Indonesia agar menjadi wirausaha dengan memperhatikan dua kunci sukses, yaitu inovasi dan penggunaan teknologi disertai penelitian dan pengembangan berkelanjutan," kata Bambang.

Ada tiga skenario dasar pertumbuhan ekonomi 2045, yakni dasar atau baseline, sedang, dan tinggi. Skenario Dasar Pertumbuhan Ekonomi (Baseline) 2016-2045 menyebutkan rerata pertumbuhan ekonomi Indonesia per tahun mencapai 5,1 persen.

Indonesia akan keluar dari middle income trap dan menjadi negara berpendapatan tinggi pada 2038 serta menjadi negara dengan produk domestik bruto (PDB) terbesar kedelapan pada 2045. Skenario ini berdasar pada gejolak global masih berpengaruh besar meski harga komoditi tinggi sebagian periode atau pertumbuhan ekonomi dunia dan harga komoditi rendah tanpa gejolak global besar.

Skenario Dasar Pertumbuhan Ekonomi Sedang 2016-2045 menyebutkan rerata pertumbuhan ekonomi Indonesia per tahun adalah 5,7 persen. Indonesia akan keluar dari middle income trap dan menjadi negara berpendapatan tinggi pada 2037 serta menjadi negara dengan produk PDB terbesar ketujuh pada 2045.

Skenario tersebut mengacu pada reformasi struktural yang kurang berjalan, harga komoditi tinggi pada sebagian periode, dan pencapaian target pokok menyentuh angka yang sama dengan kondisi tiga puluh tahun lalu.

Skenario Pertumbuhan Ekonomi Tinggi 2016-2045 menyebutkan rerata pertumbuhan ekonomi Indonesia per tahun adalah 6,4 persen.

Indonesia akan keluar dari middle income trap dan menjadi negara berpendapatan tinggi pada 2034 serta menjadi negara dengan produk PDB terbesar keempat pada 2045.

Skenario ini berpijak pada asumsi bahwa reformasi struktural berjalan sesuai harapan serta pertumbuhan ekonomi dunia relatif tinggi dan target-target pokok pembangunan tercapai dengan baik.

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga