Selasa, 26 September 2017

Piala Perbasi 2017 digelar November, diikuti tim asing

| 7.611 Views
Piala Perbasi 2017 digelar November, diikuti tim asing
Pemain Pelita Jaya bersama official meluapkan kegembiraan usai mengalahkan Satria Muda dalam Final IBL 2017 game ketiga di Britama Arena, Jakarta, Minggu (7/5). (ANTARA/Akbar Nugroho Gumay)
Jakarta (ANTARA News) - Piala Perbasi atau Perbasi Cup 2017 rencananya digelar pada 6-10 November dan akan diikuti delapan klub undangan yaitu lima tim luar negeri bersama tiga tim dari Liga Bola Basket Indonesia (IBL), kata Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Danny Kosasih.

Kompetisi pra-musim jelang IBL musim 2017-2018 ini akan dilangsungkan di Britama Arena, Sports Mall Mahaka Square Kelapa Gading, Jakarta yang juga markas tim Satria Muda Pertamina.

"Nama tim-tim luar negeri termasuk salah satu dari tiga klub lokal akan diumumkan kemudian, setelah diputuskan dalam rapat Perbasi minggu depan," ujar Danny di Jakarta, Selasa.

Danny menyatakan dua klub lokal yang dipastikan akan diundang mengikuti Perbasi Cup adalah Pelita Jaya EMP Jakarta selaku juara IBL 2017 dan Satria Muda sebagai finalis IBL 2017.

Piala Perbasi 2017 merupakan penyelenggaraan tahun kedua setelah sebelumnya dilaksanakan pada Oktober 2016.

Pada kompetisi edisi pertama yang dilangsungkan di GOR Soemantri Brodjonegoro dan Britama Arena itu, ada 10 klub peserta yang seluruhnya merupakan tim IBL. Satria Muda keluar sebagai juara Piala Perbasi 2016 setelah menaklukkan CLS Knights Surabaya di partai final.

Sebagai informasi, Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Pertalite musim 2017-2018 dijadwalkan bergulir pada 8 Desember 2017 diikuti 10 tim.

Para peserta IBL Pertalite 2017-2018 adalah Pelita Jaya, Satria Muda, W88.News Aspac, Bank BJB Garuda Bandung, Pacific Caesar Surabaya, Hangtuah Sumsel, NSH Jakarta, Siliwangi Bandung, Satya Wacana Salatiga dan Bima Perkasa Jogja.

Juara IBL 2015-2016 sekaligus semifinalis IBL 2017, CLS, memutuskan tidak terlibat di musim baru IBL karena menolak mengganti status badan hukum dari yayasan menjadi perseroan terbatas (PT).

Editor: Gilang Galiartha

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga