Sabtu, 23 September 2017

Indonesia bawa satu emas-dua perak dari India

| 2.420 Views
Indonesia bawa satu emas-dua perak dari India
ILUSTRASI (ANTARA/Maha Eka Swasta)
Jakarta (ANTARA News) - Indonesia membawa satu emas dan dua perak dari kejuaraan bulu tangkis India Junior International Grand Prix 2017 dari nomor ganda putra, ganda putri dan ganda campuran.

Berdasarkan laman tournamentsoftware yang dipantau di Jakarta, Senin, satu gelar juara berhasil dibawa pulang punggawa Indonesia dari nomor ganda putra melalui pasangan Rehan Naufal Kusharjanto/Rinov Rivaldy sementara dua perak didapatkan Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti (ganda putri) dan Rinov Rivaldy/Angelica Wiratama (ganda campuran).

Ganda putra Rehan/Rinov mampu menyabet titel juara selepas menumbangkan wakil Thailand Pacharapol Nipornram/Kunlavut Vitidsarn dalam partai final yang dilangsungkan pada Minggu (3/9) malam waktu setempat yang berlangsung dua gim dengan skor meyakinkan 21-9, 21-13.

"Dari pertama main sudah kami menekan duluan, supaya lawan tidak berkembang dan kami tidak memberi peluang sedikit pun karena partai final," kata Rinov seperti dikutip laman resmi PBSI.

Kendati mendapatkan gelar di ganda putra, Rinov mengaku masih belum sempurna, pasalnya dia masih harus menerima kenyataan menjadi peringkat dua di nomor ganda campuran.

"Kalau target pasti ingin juara. Dan hasil ini untuk back up dari hasil Asia Junior Championships saya kemarin. Kalau dibilang puas ya belum, karena saya pemain ganda campuran, tapi belum bisa dapat di gelar di ganda campuran," ujar Rinov.

Sementara itu, di nomor ganda putri, Agatha/Fadia kalah dari pasangan Korea unggulan pertama Kim Min Ji/Ah Yeong Seong 15-21, 19-21. Sedangkan ganda campuran Rinov/Angelica ditumbangkan Takuma Obayashi/Natsu Naito asal Jepang lewat pertarungan tiga gim dengan skor 21-18, 16-21, 17-21.

"Di ganda campuran dalam gim pertama saya menerapkan pola saya, tapi yang kedua, lawan lebih berani mengadu dari saya, sedangkan saya kurang berani buat mengadu dan rasanya tertekan lawan terus. Ini jadi pelajaran buat kami ke depannya," tutur Rinov.

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar Pembaca
Baca Juga