Rabu, 20 September 2017

Kemarin, Timnas taklukkan Myanmar hingga pengadilan bebaskan Dahlan Iskan

| 2.743 Views
Kemarin, Timnas taklukkan Myanmar hingga pengadilan bebaskan Dahlan Iskan
Sejumlah pesepak bola Tim Nasional (Tim Nas) Indonesia U- 19 melakukan latihan akhir jelang mengikuti kejuaraan Piala AFF U- 18 yang dipusatkan di Karawaci, Tangerang, Banten, Senin (28/8/2017). Menurut rencana Timnas U- 19 akan bertolak ke Myanmar pada 2 September 2017 dan akan melakukan debut perdananya melawan tuan rumah Myanmar pada 5 September 2017 di Grup B bersama Vietnam, Myanmar, Brunei Darussalam dan Filipina. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal) ()
Jakarta (ANTARA News) -Timnas U-19 menaklukkan Myanmar 2-1 Piala AFF dan  Pengadilan Tinggi Surabaya membebaskan Dahlan Iskan, merupakan dua dari lima berita kemarin dari ANTARA News yang layak baca hari ini.

Berikut lima berita tersebut:

1. Timnas U-19 taklukkan Myanmar 2-1 Piala AFF
Jakarta (ANTARA News) - Tim nasional U-19 Indonesia menaklukkan Myanmar dengan skor 2-1 pada laga perdananya di Grup B Piala AFF U-18 2017, Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar.

Dipantau dari laman resmi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Jakarta, Selasa, dalam partai yang juga disiarkan melalui stasiun televisi swasta ini Indonesia sebenarnya tertinggal terlebih dahulu dari Myanmar di babak pertama sebelum membalikkan keadaan dengan dua gol di paruh kedua laga.

Baca selengkapnya di sini.

2. Pengadilan Tinggi Surabaya bebaskan Dahlan Iskan
Surabaya (ANTARA News) - Pengadilan Tinggi Surabaya membebaskan Dahlan Iskan dari tuduhan korupsi pelepasan aset PT Panca Wira Usaha, yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Juru Bicara Pengadilan Tinggi Surabaya Untung Widarto kepada wartawan di Surabaya, Selasa, memastikan upaya banding Dahlan Iskan dalam perkara ini telah dikabulkan.

"Sudah diputus oleh Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Surabaya pada pekan lalu menjelang Idul Adha," ujarnya.

Berita lengkapnya di sini.

3. Anomali satelit Telkom-1 masih belum diketahui penyebabnya
Jakarta (ANTARA News) - Dirut PT Telkom Indonesia Tbk (Persero) Alex J Sinaga mengatakan masih terus mendalami penyebab terjadinya anomali pada satelit Telkom-1 yang mengakibatkan gangguan layanan kepada pelanggan sejak Jumat (25/8).

"Penyebab terjadinya anomali masih terus didalami para ekspert dari Telkom maupun dari pihak Lockheed Martin selaku pabrikan satelit Telkom-1. Investigasi terus dilakukan sesuai prosedur untuk mengetahui penyebab terganggunya satelit Telkom-1," kata Alex, saat menerima kunjungan Menkominfo Rudiantara yang meninjau langsung perkembangan pemulihat Satelit Telkom-1, di Graha Merah Putih Telkom, Jakarta, Selasa.

Baca berita selengkapnya di sini.

Baca juga: Menkominfo pantau proses pemulihan satelit Telkom 1

4. Pemerintah pastikan akhir Oktober gunakan e-toll

Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memastikan bahwa seluruh pengguna jalan tol di seluruh Indonesia pada akhir Oktober sudah melakukan transaksi dengan cara non tunai atau mengunakan kartu elektronik (E-Toll).

"Kita sudah koordinasikan dengan pihak terkait, termasuk BUJT (badan usaha jalan tol) bahwa pada akhir Oktober sudah 100 persen menggunakan transaksi non tunai," kata Kepala BPJT Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa.

Berita selengkapnya di sini.

5. Dua film raih penghargaan di Hong Kong

Jakarta (ANTARA News) - Dua film nasional yakni "Surau dan Silek" serta "MARS-Mimpi Ananda Raih Semesta" memperoloeh penghargaan BISA Hong Kong Film Award 2017.

Penggagas BISA Hongkong Award 2017 Arul Muchsen melalui sambungan telepon dari Hong Kong, Senin mengatakan, penyerahan penghargaan tersebut dilakukan di KJRI Hong Kong Minggu (3/9).

Penghargaan diterima langsung oleh sutradara kedua film tersebut yakni Arief Malindo (Surau dan Silek) dan Sahrul Gribran (MARS - Mimpi Anda Raih Semesta).

Selengkapnya di sini.

Editor: Heppy Ratna

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar Pembaca
Baca Juga