Selasa, 26 September 2017

Tumbangkan Venus, Sloane Stephens ke final AS Terbuka

| 3.944 Views
Tumbangkan Venus, Sloane Stephens ke final AS Terbuka
Petenis Amerika Serikat Sloane Stephens merayakan kemenangan usai mengalahkan rekan senegaranya Venus Williams di hari ketujuh turnamen tenis US Open di USTA Billie Jean King National Tennis Center di New York, Kamis (7/9/2017). (Geoff Burke-USA TODAY Sports)
New York (ANTARA Newss) -  AS Terbuka akan mendapat juara baru setelah Sloane Stephens menumbangkan rekan senegaranya Venus Williams 6-1, 0-6, 7-5 pada pertandingan semifinal yang mendebarkan, Kamis malam waktu AS.

Stephens, yang kembali ke kompetisi di Wimbledon setelah absen hampir setahun karena cedera kaki, bangkit dari keterpurukan pada set kedua untuk memupus asa unggulan kesembilan Williams mencapai final Grand Slam untuk ketiga kali berturut-turut tahun ini.

Ia akan bertemu CoCo Vandeweghe atau Madison Keys, yang masih bertanding pada hari yang sama guna meretas "all American Final."

"Saya tidak bisa berkata apa-apa untuk menjelaskan apa yang saya rasakan untuk bisa berada di sini," kata Stephens yang menjalani operasi kaki Februari silam. "Saya tidak tahu bagaimana saya bisa berada di sini. Kerja keras, itu saja."

Stephens (24), yang lebih muda 13 tahun dari Williams, memberi penghormatan terhadap juara Grand Slam tujuh kali itu.

Meski kurang banyak bertanding tahun ini, Stephens memulai permainan dengan kepercayaan diri tinggi dan mematahkan serve sang lawan untuk unggul 3-1 ketika pukulan Williams mengenai net dan kemudian memenangi tiga gim terakhir  set itu ketika petenis 37 tahun lawannya kesulitan dengan serve.

Permainan service pertama Williams kembali membahayakan dirinya pada set kedua, namun ia mampu memperbaikinya dan mematahkan serve lawan pada gim berikutnya karena double fault Stephens. Stephens mematahkan serve untuk "love" pada gim ke-11, dan menindak lanjuti serve untuk menutup permainan ketika pukulan backhand Williams membentur net.

"Saya terus bermain agresif dan terus memainkan pola main yang diperlukan untuk menang. Hanya saja terlalu banyak kesalahan," kata Venus seperti dikutip Reuters.

(H-RF/D011)

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga