Minggu, 24 September 2017

Akhmetov jadikan Jakarta pijakan menuju juara dunia

| 3.003 Views
Akhmetov jadikan Jakarta pijakan menuju juara dunia
Dokumentasi petarung bebas asal Kazakhstan, Kairat Akhmetov, kala menjadi Juara Dunia Kelas Terbang ONE. (HO/ONE Championship)
Jakarta (ANTARA News) - Petarung asal Kazakhstan, Kairat Akhmetov akan menjadikan Jakarta sebagai pijakan untuk kembali merengkuh gelar juara dunia kelas terbang One Championship karena ibukota Indonesia itu menjadi tuan rumah pertarungan melawan Geje Eustaquio.

Sesuai dengan jadwal yang dikeluarkan oleh promotor One Championship 2017 yang diterima media di Jakarta, Senin, petarung yang berjuluk The Kazakh ini akan menghadapi wakil dari Filipina itu di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, Sabtu (16/9).

Kairat yang memiliki rekor profesional 23-1 itu mengaku sudah tidak sabar untuk mengalahkan Geje karena pertandingan dengan tajuk One : Total Victory tersebut adalah tiket untuk mengejar predikat juara dunia yang saat ini dipegang oleh Andrian Moraes.

"Hal yang sangat penting bagi saya untuk kembali dari kekalahan dan mulai meraih kemenangan. Sekarang, sangatlah penting bagi saya untuk tetap aktif. Saya ingin berkompetisi sesering mungkin," kata Kairat dalam keterangannya.

Akhmetov memang berharap dapat melakukan pertarungan ulang dengan Moraes. Namun saat ini Ia harus menjalani langkah awal kembali menuju perebutan gelar juara dunia dengan melakukan pertarungannya melawan Eustaquio.

Eustaquio, yang berlatih bersama Team Lakay yang legendaris, termasuk bersama Juara Dunia Kelas Ringan ONE, Eduard Folayang dan eks juara kelas bulu Honorio Banario, adalah mantan penantang gelar juara yang kalah dari Moraes dalam pertarungan perdana Kejuaraan Dunia Kelas Terbang ONE bulan September 2014 lalu.

Meskipun mengalami berbagai macam hasil dalam pertarungan-pertarungan yang diikuti, termasuk pengalaman singkat di divisi kelas bantam tahun lalu, Eustaquio melakukan hal yang mengagumkan dalam pertarungan kembalinya ke kelas terbang bulan Mei lalu dengan mengalahkan Anatpong Bunrad asal Thailand melalui kemenangan angka tipis dalam pertarungan ulang.

"Geje Eustaquio adalah petarung yang hebat dengan pertahanan yang cukup baik. Apalagi Ia memiliki tim yang bagus di belakangnya. Saya kira Ia tidak memiliki banyak kelemahan," kata Akhmetov mengenai Eustaquio.

Petarung Kazakhstan ini menyadari bahwa dirinya emiliki tugas berat saat melawan Eustaquio, namun mantan juara ini berniat untuk melakukan apa saja dengan kemampuannya untuk dapat melangkah keluar dari Jakarta Convention Center dengan kemenangan.

"Jakarta akan menjadi titik awal dari pertarungan yang mengesankan bagi saya. Saya datang untuk menang. Saya sangat bersemangat untuk dapat kembali ke dalam ring dan bertarung. Kekalahan adalah bagian dari permainan, dan hal terpenting adalah untuk dapat kembali dengan lebih baik. Badan saya telah siap, tekad kuat, dan semangat membara," kata The Kazakh itu.

Selain pertarungan utama yang mempertemukan Kairat Akhmetov melawan Geje Eustaquio, ada beberapa pertarungan tambahan yang digelar dan tiga diantaranya adalah wakil dari Indonesia. Adalah Stefer Rahardian dan Sunoto yang diharapkan mampu membuat kejutan di hadapan publiknya sendiri.

(T.B016/A011)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga