Rabu, 27 September 2017

Komik pahlawan terinspirasi tren berita hoaks

| 6.371 Views
Komik pahlawan terinspirasi tren berita hoaks
Ilustrasi: Komik Si Juki (ANTARA News/ )
Solo (ANTARA News) - Komik atau cerita bergambar berjudul "Executor vs Macan Putih: SAVE" karya anak negeri Lolo Biru dan Irfan Ihsan yang baru diluncurkan, Selasa, terinspirasi oleh tren berita hoaks yang akhir-akhir ini membanjiri laman berita di media sosial.

"Komik ini bercerita tentang pemberitaan hoaks atau palsu yang memberikan efek negatif bagi keamanan suatu daerah," kata kreator komik asal Bekonang, Sukoharjo Lolo Biru di sela peluncuran di Rumah Kreatif BUMN (RKB) Solo, Jateng, Selasa.

Ia mengatakan komik tersebut bercerita tentang tokoh jahat bernama Polker yang menyamar sebagai Presiden Joko Widodo. Tujuan penyamaran tersebut adalah untuk menciptakan perang dan kehancuran di negeri sendiri dengan merebut pemerintahan.

"Inspirasinya kondisi politik saat ini, dimana pascapilpres 2014 ada dua kubu yang terbelah. Sekarang juga ada tren baru berita hoaks yang mengakibatkan bingung dan resah banyak orang. Tren ini juga muncul di era Presiden Jokowi," katanya.

Sementara itu, kreator komik Macan Putih sekaligus pendiri Karabira Comics, Irfan Ihsan mengatakan komik tersebut merupakan karya bersama antara dirinya dengan Lolo Biru.

Nantinya, sebagai tindak lanjut dari proyek tersebut, Irfan bersama Lolo akan kembali membuat proyek kolaborasi yang kedua. Pada proyek kedua tersebut, mereka berdua akan lebih menyasar ke remaja.

"Selain itu, rencana ke depan kami akan bawa komik ini dan proyek selanjutnya ke pasar luar negeri, termasuk menerjemahkannya full Bahasa Inggris," katanya.

Irfan berharap komik tersebut dapat diterima oleh masyarakat luas dan dapat dijadikan sebagai motivasi kreator komik lain untuk ikut berkarya.

"Dengan begitu industri kreatif di dalam negeri khususnya pembuatan komik bisa terus berkembang dan jumlah kreator komik juga makin banyak," katanya.

(U.KR-AWA/I007)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga