Selasa, 26 September 2017

Greysia/Apriani kandaskan finalis glasgow untuk perempat Korea

| 3.517 Views
Greysia/Apriani kandaskan finalis glasgow untuk perempat Korea
Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Greysia Polii (kkanan) dan Apriyani Rahayu berusaha mengembalikan kok ke ganda putri Korea Selatan Chang Ye Na dan Lee So Hee pada babak putaran kedua BCA Indonesia Open 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (15/6/2017). (ANTARA /Wahyu Putro A )
Jakarta (ANTARA News) - Pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriani Rahayu berhasil menembus putaran perempat final turnamen bulu tangkis Korea Terbuka 2017 setelah mengandaskan finalis Kejuaraan Dunia 2017 Glasgow asal Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota.

Dalam pertandingan di SK Handball Stadium, Seoul, Korea Selatan, Kamis, Greysia/Apriani memastikan langkah mereka ke perempat final dengan menumbangkan Fukushima/Hirota dalam pertarungan tiga gim selama 75 menit yang berakhir dengan skor 14-21, 21-17, 21-13, demikian laman Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

Dalam laga gim pertama, Greysia/Apriani membuka keungulan tipis di awal laga dengan 2-0, namun malah tertinggal 3-5 hingga 9-11 pada interval pertama.

Ketertinggalan Greysia/Apriani berlangsung hingga akhir gim pertama. Mereka terus berada di bawah tekanan lawan dan kalah 14-21.

Dominasi pasangan Jepang masih terasa hingga di gim kedua, Greysia/Apriani tertinggal 0-4 dari Fukushima/Hirota. Namun secara perlahan, Greysia/Apriani mendekati perolehan poin lawan menjadi 4-5 akhinya pasangan Indonesia ini pun mampu membalikkan keadaan dengan keunggulan 9-6, 11-9 dan menang 21-17.

Masuk ke gim penentu, Greysia/Apriani tak mau kehilangan kesempatan. Mereka terus memacu poin demi poin hingga akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 21-13.

Apriani menyatakan kunci keberhasilan mereka menembus perempat final turnamen berlabel Super Series tersebut adalah bermain dengan tenang.

"Kuncinya kami main lebih tenang dan menjaga pikiran saya. Karena lawan runner up Kejuaraan Dunia, Apri sempat kepikiran. Tapi di lapangan pelatih dan kak Greys, mengingatkan Apri untuk nggak mikirin hal itu. Dengan kesiapan dan kemampuan kami, kami harus lebih yakin, akhirnya kami coba tampil lebih fokus dan nothing to lose," kata Apriani dalam keteranganya.

Meski menang, Apriani mengaku sempat bingung saat bermain di gim pertama sehingga beberapa kali mereka tampak kewalahan mengatasi permainan Fukushima/Hirota.

"Gim pertama kami belum dapat mainnya dan bingung di lapangan. Hawanya juga masih belum enak di lapangan. Akhirnya kak Greys juga mengajak Apri untuk bisa membawa hawa permainan biar lebih enak. Hampir ngedown juga gara-gara Apri mati sendiri terus," ucap Apriani lagi.

Kendati demikian, Greysia mengungkapkan mereka mengambil banyak pelajaran dari kekalahan dan penampilan yang kurang konsisten sebelumnya.

"Jadi pas di sini kami mau coba menerapkan hal tersebut. Secara kemampuan dan kualitas kami sama levelnya dengan lawan. Saya juga selalu mengingatkan Apri kalau kualitas kami sama. Mentalnya harus lebih stabil dan nggak down sendiri. Yang penting lebih ke pikiran yang positif aja, kalau teknik kan bisa terus dilatih seiring berjalannya waktu," ujar Greysia.

Selanjutnya di babak perempat final, Greysia/Apriani akan berhadapan dengan unggulan satu asal Jepang, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi. Laga ini akan menjadi pertemuan pertama bagi kedua pasangan tersebut.

"Buat besok harus lebih yakin lagi aja di lapangan dari pada hari ini. Dari hasil hari ini Alhamdulillah saya mendapat keyakinan lagi terhadap diri saya sendiri," ujar Apriani. 

Editor: Gilang Galiartha

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar Pembaca
Baca Juga