Kamis, 19 Oktober 2017

Kemarin lulusan ITB pecahkan rekor, tim sepak bola Indonesia ke final ASEAN Para Games

| 5.734 Views
Kemarin lulusan ITB pecahkan rekor, tim sepak bola Indonesia ke final ASEAN Para Games
Tim sepak bola cerebral palsy Indonesia yang berlaga di ASEAN Para Games 2017.
Jakarta (ANTARA News) - Kemarin tenda dari pemerintah Indonesia sudah bisa digunakan oleh para pengungsi Rohingya di Bangladesh, warga sekitar Gunung Agung mengungsi, dan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi peraih gelar doktor termuda.

Selain itu ada berita-berita lain dalam rangkuman berita kemarin yang bisa dibaca kembali pagi ini.


Tenda bantuan Indonesia telah dipasang di lokasi pengungsian Rohingya di Distrik Coxs Bazar, Bangladesh menurut Duta Besar RI untuk Bangladesh, Rina Soemarno.

Tenda dari BNPB yang dapat menampung 50 orang itu dilengkapi dengan ventilasi dan alas agar para pengungsi tidak tidur di tanah.

Selain memasang tenda, Indonesia juga menyediakan bantuan makanan dan perlengkapan keluarga untuk warga Rohingya dari Rakhine State di Myanmar yang mengungsi di Bangladesh.


Grandprix Thomryes Marth Kadja, mahasiswa S3 Kimia Institut Teknologi Bandung, meraih gelar doktor pada usia 24 tahun, memecahkan rekor MURI sebagai pemegang gelar doktor termuda di Indonesia.


Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan sebanyak 1.259 warga di Kabupaten Karangasem mengungsi secara mandiri menyusul peningkatan aktivitas Gunung Agung di Bali.


Aparat Kepolisian Resor Bogor Kota sudah menangkap empat pelaku kasus tawuran "gladiator" yang menyebabkan satu pelajar tewas.


Tim sepak bola celebral palsy (CP) Indonesia sukses melenggang ke final ASEAN Para Games ke-9, 2017, setelah di babak semifinal berhasil menaklukkan Singapura dengan skor telak 6-0.

Editor: Maryati

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga