Senin, 23 Oktober 2017

Menko Polhukam lapor presiden terkait keamanan siber

| 1.706 Views
Menko Polhukam lapor presiden terkait keamanan siber
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto, melayani permintaan wawancara awak media selepas menemui Presiden Joko Widodo di lingkungan Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/9/2017). (ANTARA/Joko Susilo)
Jakarta (ANTARA News) - Menteri Koordintor bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto, menghadap Presiden Joko Widodo untuk melaporkan hasil rapat koordinasi antar negara di Singapura mengenai keamanan siber.

"Di sana, Indonesia dianggap satu negara yang paling penting, punya potensial untuk mengembangkan cyber security yang handal karena pengguna internet di Indonesia sangat besar, 132 juta pengguna internet," kata Wiranto usai menghadap Presiden di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat.

Menurut Wiranto, dengan besarnya pengguna internet tersebut, sehingga hal-hal yang berhubungan dengan kegiatan-kegiatan teknologi tingkat tinggi soal informasi teknologi (IT) maka masalah keamanan siber sangat dominan di Indonesia.

"Nah dalam hal itu, maka kita akan segera menuntaskan Badan Siber dan Sandi Negara dengan istilah BSSN yang tugasnya memproteksi kegiatan siber di seluruh Indonesia," katanya.

Menko Polhukam mengakui bahwa beberapa lembaga, seperti BIN, Kementerian Pertahanan, Mabes TNI, Mabes Polri telah mengelola keamanan siber secara mandiri.

Wiranto mengatakan dibentuknya BSSN ini untuk memayungi keamanan siber tersebut dan bisa dikoordinasi agar tidak tumpang tindih.

"Kalau cyber security mandiri-mandiri tanpa ada koordinasi, nanti bisa tumpang-tindih, bisa overlap dan sebagainya. Ini bisa diatur, anda bagaian apa, anda bagian apa, semuanya punya bagian sehingga jadi kekuatan yang handal," katanya.

Wiranto mengatakan rencana pembentukan BSSN ini sudah dilaporkan Presiden dan segera terbentuk karena kebutuhannya sangat mendesak.

"Sudah saya laporkan, dituntaskan pembentukaannya segera, karena kebutuhannya sudah sangat mendesak," jelasnya.

Dia menegaskan bahwa keamanan siber sangat dibutuhkan agar tidak menganggu berbagai kegiatan, apalagi Indonesia saat ini sedang mencanangkan ekonomi digital sehingga membutuhkan pertahanan siber yang handal agar tidak diganggu pihak lain.

Wiranto menjelaskan bahwa BSSN ini nantinya akan dibawah koordinasi Menko PolhukamMenko.

Editor: Gilang Galiartha

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga