Jumat, 20 Oktober 2017

BEI resmikan pencatatan saham perdana perusahan "startup" Kioson

| 2.400 Views
BEI resmikan pencatatan saham perdana perusahan
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta (ANTARA News) - Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana PT Kioson Komersial Indonesia Tbk yang merupakan perusahaan rintisan (startup) pertama di pasar modal domestik.

Direktur Utama BEI Tito Sulistio di Jakarta, Kamis mengatakan bahwa Kioson menjadi pelopor perusahaan startup yang mencatatkan sahamnya di BEI melalui mekanisme penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO).

"Kioson membuktikan perusahaan yang mencatatkan saham di BEI bukan hanya perusahaan besar saja. Bursa mendukung dan menyediakan fasilitas bagi perusahaan startup," ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa PT Kioson Komersial Indonesia Tbk merupakan emiten saham ke-24 di sepanjang 2017 ini atau emiten saham ke-558 yang tercatat di BEI sampai dengan saat ini. Saham PT Kioson Komersial Indonesia Tbk dicatatkan di BEI dengan kode perdagangan KIOS di Papan Pengembangan.

"Aksi korporasi IPO memang telah lama menjadi salah satu sarana bagi perusahaan untuk menggalang dana. Diharapkan, Kioson dapat lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Diharapkan juga menjadi salah satu saham yang terus menjadi pilihan bagi investor," katanya.

PT Kioson Komersial Indonesia merupakan perusahaan teknologi penyedia jasa online-to-offline (O2O).

Kioson melepas 150 juta saham ke publik atau sekitar 23,07 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah pelaksanaan IPO. Harga saham KIOS ditawarkan senilai Rp300 per saham, dengan demikian, perseroan meraih dana IPO sebesar Rp45 miliar.

Direktur Utama Kioson, Jasin Halim mengatakan momen IPO penting bagi perseroan karena dapat memperkuat komitmen dalam menjembatani underserved market dengan dunia digital.

"Dengan dicatatkannya saham perdana ini, Kioson menawarkan para investor untuk bisa berinvestasi di startup teknologi," katanya.

Ia menyampaikan bahwa dana yang diraih dari hasil IPO itu sekitar 78,95 persen akan dialokasikan untuk akuisisi PT Narindo Solusi Komunikasi dalam rangka memperkuat infrastruktur perseroan.

Sementara itu, terpantau pada perdagangan perdana di BEI, harga saham perdana KIOS bergerak menguat 50 persen menjadi Rp450 per saham dibandingkan harga awal Rp300 per saham.

Editor: Heppy Ratna

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga