Senin, 23 Oktober 2017

Berkas penganiaya ahli IT ITB belum lengkap

| 3.294 Views
Berkas penganiaya ahli IT ITB belum lengkap
Dokumentasi Kasus Penganiayaan Pakar IT ITB. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan (kedua kiri) didampingi Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo (kanan) dan Kapolres Depok Kombes Herry Heryawan (kiri) menunjukkan barang bukti dan empat tersangka kasus penganiayaan dan pengeroyokan pakar IT ITB Hermansyah di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/7/2017). M Iriawan menjelaskan penganiayaan dan pembacokan ahli IT Hermansyah adalah murni kriminal yang dipicu akibat serempetan mobil korban dengan mobil para pelaku di Tol Jagorawi KM 6, Jakarta Timur. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta) ()
Jakarta (ANTARA News) - Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta mengembalikan berkas penganiaya ahli IT dari ITB Hermansyah, Laurens Paliama alias Rolu ke penyidik Polda Metro Jaya karena belum lengkap.

"Setelah dilakukan penelitian kelengkapan formal maupun materil ternyata hasil penyidikannya belum lengkap. Untuk itu pihak kejaksaan telah mengembalikan berkas perkara dimaksud ke penyidik Polda Metro Jaya, kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati DKI Nirwan Nawawi di Jakarta, Jumat.

Kejati DKI Jakarta menerima berkas tersangka tersebut dari penyidik Polda Metro Jaya sejak 4 September 2017.

Pasal yang disangkakan terhadap tersangka Pasal 170 ayat 2 ke-2 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama sembilan tahun penjara.

Hermansyah mengalami luka di leher dan nadi pergelangan tangan akibat penyerangan yang ia alami di Tol Jagorawi KM 6 antara TMII dan Tol JORR, Jakarta Timur, menjelang Minggu (9/7) subuh.

Saat itu dia mengendarai mobilnya dari arah Jakarta untuk pulang ke Depok. Namun ketika melalui KM 6 Tol Jagorawi diserempet oleh mobil lain.

Dia disuruh menepi yang langsung diserang oleh sekitar lima pelaku, yang salah satu di antaranya menggunakan senjata tajam. Setelah penyerangan pelaku lantas melarikan diri.

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga