Selasa, 17 Oktober 2017

Kejuaraan Dunia Junior diharapkan kenalkan budaya Indonesia

| 2.374 Views
Kejuaraan Dunia Junior diharapkan kenalkan budaya Indonesia
Manajer Tim World Junior Championships Indonesia Susy Susanti. (ANTARA /Rosa Panggabean)
Bagi masyarakat ukuran keberhasilan dari sebuah pertandingan adalah gelar juara. Setidaknya, ada satu gelar yang dapat dibawa pulang dari kejuaraan ini
Yogyakarta (ANTARA News) - Kementerian Pemuda dan Olahraga berharap ajang kejuaraan BWF World Junior Championships (Kejuaraan Dunia Junior) 2017 yang digelar di Yogyakarta tidak hanya berakhir pada pertandingan yang menghasilkan juara tetapi juga ajang mengenalkan budaya Indonesia.

"Itulah sebabnya, kejuaraan ini digelar di Yogyakarta. Ada banyak sisi lain dari Yogyakarta yang sangat menarik untuk digali termasuk sejarah dan budayanya. Apalagi, peserta adalah atlet junior sehingga sangat tepat jika mereka bisa memperoleh edukasi mengenai budaya yang ada," kata Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Brata saat membuka BWF World Junior Championships (WJC) di Yogyakarta, Senin.

Meskipun digelar di Yogyakarta, ia tetap meyakini bahwa kejuaraan yang akan berlangsung selama sekitar dua pekan, 9-22 Oktober di GOR Amongrogo dapat berjalan dengan baik karena Yogyakarta sudah memiliki pengalaman yang banyak dalam menyelenggarakan kejuaraan berskala internasional.

"PBSI pun sudah sangat berpengalaman dalam menyelenggarakan kejuaraan tingkat dunia," katanya.

Meskipun demikian, Gatot tetap berharap para atlet junior dapat tampil maksimal dalam kejuaraan yang akan mempertandingkan dua nomor yaitu beregu campuran dan perorangan itu. Di nomor beregu campuran akan diikuti peserta dari 45 negara sedangkan di nomor perorangan diikuti peserta dari 64 negara dengan total lebih dari 480 atlet.

"Bagi masyarakat ukuran keberhasilan dari sebuah pertandingan adalah gelar juara. Setidaknya, ada satu gelar yang dapat dibawa pulang dari kejuaraan ini," kata Gatot merujuk pada keberhasilan atlet junior bulu tangkis pada kejuraan junior Asia dengan gelar dari ganda campuran.

Ia berharap, gelar dari kejuaraan dunia junior ini bisa semakin mengukuhkan Indonesia yang selalu identik dengan bulu tangkis.

"Harapannya, akan ada banyak bibit baru pemain bulutangkis yang lahir dari kejuraan ini," katanya.

Sebelumnya, Manajer Tim World Junior Championships Indonesia Susy Susanti menargetkan meraih setidaknya satu medali emas dari nomor perorangan sedangkan dari nomor beregu campuran setidaknya mampu melaju hingga babak semifinal.

Sektor tunggal putri dinilai memiliki peluang paling besar untuk meraih prestasi tertinggi. "Yang paling penting, seluruh atlet bermain maksimal dan fokus. Melangkah satu per satu dulu," katanya.

Sementara itu, acara pembukaan BWF WJC 2017 ditandai dengan defile dari seluruh tim peserta di GOR Amongrogo.

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar Pembaca
Baca Juga