Sabtu, 21 Oktober 2017

Transaksi nontunai tol Jabodetabek capai 82 persen

| 1.962 Views
Transaksi nontunai tol Jabodetabek capai 82 persen
Ilustrasi - Kartu e-toll card (ANTARA FOTO/Fanny Octavianus)
Jakarta (ANTARA News) - Bank Indonesia Kantor Perwakilan DKI Jakarta mencatat transaksi nontunai untuk jalan tol di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) mencapai lebih dari 82 persen per 9 Oktober 2017.

Jalan tol di Jabodetabek terdapat 13 ruas. Pada 31 Oktober 2017, pembayaran tol di seluruh Indonesia akan diberlakukan 100 persen secara nontunai, kata Kepala Kantor Perwakilan BI DKI Jakarta, Doni P. Joewono, dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan penetrasi transaksi nontunai di 13 ruas tol wilayah Jabodetabek tersebut mengalami perkembangan cukup pesat mengingat pada Juni 2017 lalu penetrasinya baru mencapai 28 persen.

BI memperkirakan kebutuhan kartu uang elektronik untuk memenuhi target 100 persen elektronifikasi jalan tol mencapai 3 juta kartu. Per akhir September 2017, tercatat sudah terjual 1,5 juta kartu.

"Masih butuh sekitar satu koma lima juta kartu lagi, di Jabodetabek sendiri kebutuhannya masih sekitar delapan ratus ribu sampai satu juta," kata Doni.

Dalam penerapan elektronifikasi jalan tol itu, Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) bersama dengan BI dan perbankan telah melaksanakan berbagai program, antara lain dengan membentuk tim yang bertugas mengedukasi sekaligus menjual kartu uang elektronik.

Kampanye penggunaan uang elektronik juga dilakukan di hari bebas kendaraan bermotor (car free day) Jakarta yang dinilai cukup efektif karena mampu menjual 687 kartu uang elektronik dan mencatatkan transaksi isi ulang sebesar Rp25,6 juta dalam waktu kurang dari dua jam.

Selain itu, BI terutama juga mencermati ketersediaan kartu uang elektronik di berbagai tempat, sehingga perlu diupayakan untuk mempermudah akses bagi masyarakat dalam mendapatkannya.

"Ketersediaan uang elektronik di banyak tempat diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat agar tidak perlu mengantre di gerbang-gerbang tol," kata Doni.

Ia juga mendorong pemanfaatan isi ulang uang elektronik menggunakan teknologi "near-field communication" (NFC) agar pengguna tidak perlu turun dari mobil sehingga diharapkan dapat mengurangi kepadatan di jalan tol.

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga