Sabtu, 21 Oktober 2017

Liontin-Ayustina tambah pundi emas di Kejuaraan Asia

| 2.656 Views
Liontin-Ayustina tambah pundi emas di Kejuaraan Asia
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) Raja Sapta Oktohari. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A) ()
Jakarta (ANTARA News) - Liontin Evangelina dan Ayustina Delia Priatna sukses menambah pundi emas bagi tim balap sepeda Indonesia pada Track Asia Cup 2017 di Indira Gandhi Sports Complex, New Delhi, India, Rabu setelah sukses menjadi yang terbaik dimasing-masing nomor.

Berdasarkan data dari PB ISSI di Jakarta, Liontin meraih medali emas dari nomor 2.000 meter pursuit junior putri setelah membukukan catatan waktu dua menit 39,252 detik. Medali perak direbut Megha Gugad dari Indonesia dengan waktu dua menit 43,711 detik dan perunggu direbut Vaishanavi dengan waktu dua menit 46,504 detik.

Sedangkan Ayustina Delia Priatna merebut emas dari nomor 3.000 meter individual pursuit elit putri. Untuk medali perak dan perunggu direbut oleh pebalap tuan rumah India, Sonali M Chanu dan Amritha Reghunath. Pada nomor ini, Indonesia sebenarnya menurunkan dua atlet. Namun, Elga harus puas diposisi empat.

Dua medali emas yang dipersembahkan Liontin dan Ayu pada kejuaraan yang cukup bergengsi ini menambah pundi medali bagi Indonesia setelah sebelumnya Terry Yudha Kusuma mengawali perolehan medali emas dari nomor 1.000 meter time trial junior putra.

Prestasi yang ditorehkan oleh pebalap muda Indonesia sangat dipuji oleh Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari. Menurut dia, hasil di India itu bisa dijadikan modal untuk menghadapi Asian Games 2018 Jakarta-Palembang yang pelaksanaannya kurang dari satu tahun.

"Saya mengucapkan selamat untuk pada atlet yang telah menunjukkan prestasinya. Hasil ini menunjukkan jika atlet junior kita punya potensi besar dan bisa berprestasi jika diberi kesempatan," katanya.

Pria yang akrab dipanggil Okto optimistis jika prestasi atlet junior Indonesia akan terus menanjak. Hal ini telah ditunjukkan oleh Terry Yudha Kusuma dan kawan-kawan meski hanya berlatih di velodrome sederhana namun mampu bersaing dikancah yang lebih tinggi.

"Semoga prestasi anak-anak bisa lebih baik lagi saat kita sudah memiliki velodrome kelas dunia yang saat ini masih dalam tahap pembangunan," kata pria yang juga seorang promotor tinju profesional itu.

Selain merebut tiga medali emas, tim Indonesia juga sudah mengumpulkan satu medali perak nomor time trial 500 meter junior putri serta dua medali perunggu dari nomor time trial 500 meter elit putri lewat Crismonita dan tim sprint putri lewat Crismonita dan Elga Kharisma Novanda.

Peluang tim Indonesia menambah medali masih terbuka karena Terry Yudha Kusuma masuk final nomot 200 meter sprint junior putra. Di final, Kamis (12/10) andalan Indonesia ini bakal kembali bersaing dengan wakil tuan rumah, Mayur Pawar.

(T.B016/A011)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga