Sabtu, 21 Oktober 2017

Setya Novanto hadiri Rapim perdana pasca sakit

| 1.786 Views
Setya Novanto hadiri Rapim perdana pasca sakit
Ketua DPR Setya Novanto (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Jakarta (ANTARA News) - Ketua DPR RI Setya Novanto menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) perdana pada Kamis (12/10), pasca sembuh usai menjalani perawatan karena sakit.

"Rapat Pimpinan DPR tadi dipimpin Pak Fadli Zon, Pak Novanto sudah hadir dan aktif kembali. Rapat tadi membahas surat-surat masuk," kata Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan di Gedung Nusantara III, Jakarta, Kamis.

Taufik mengatakan dalam Rapim tersebut, Novanto masih banyak mendengarkan surat-surat apa yang masuk ke Pimpinan DPR.

Dia mengatakan Rapim itu hanya membahas surat-surat masuk dan belum ada keputusan atau kebijakan yang diambil dari Rapim tersebut.

"Rapim tadi membahas surat-surat masuk, seperti biasa dan tentunya setelah itu ditindaklanjuti dengan rapat internal. Ya sifatnya hanya konsolidasi untuk jadwal dari DPR," ujarnya.

Berdasarkan akun resmi Novanto di media sosial, terdapat foto-foto yang memperlihatkan Novanto menghadiri Rapim bersama tiga pimpinan DPR lainnya yaitu Taufik Kurniawan, Fahri Hamzah, dan Fadli Zon.

Rapim itu diantaranya membahasa permohonan "courtesy call" Duta Besar Kamboja untuk Indonesia, surat penjelasan Badan Anggaran DPR tentang Perubahan Asumsi Dasar Makro yang telah ditetapkan Komisi VII DPR.

Selain itu membahas penjadwalan pembicaraan Tingkat II RUU tentang Perlindungan Pekerja Indonesia di Luar Negeri (PPILN).

Sebelumnya, Ketua DPR Setya Novanto dikabarkan sudah kembali bekerja di ruangannya, di Gedung Nusantara III, Jakarta, Selasa (10/10).

Novanto juga diketahui masuk kerja bukan dari pintu masuk Gedung Nusantara III yang biasa sering digunakan Pimpinan DPR untuk menuju ruangannya masing-masing namun diduga melalui pintu belakang Gedung Kesekjenan DPR.

Setya Novanto dirawat di RS Premier sejak 18 September dan baru keluar pada Senin (2/10) malam setelah menjalani perawatan serta penyembuhan penyakit yang dideritanya seperti vertigo dan jantung.

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga