Jakarta, 19 Oktober 2017 (Antara) – Ditjen EBTKE – Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) melakukan sosialisasi pengembangan panas bumi di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Atadei di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Selasa (17/10). “Sosialisasi ini diadakan sebagai upaya pemerintah dalam mendukung percepatan pengembangan wilayah kerja panas bumi Atadei,” ungkap Direktur Panas Bumi Ditjen EBTKE, Yunus Saefulhak di hadapan SKPD di Kabupaten Lembata, para Camat dan Kepala Desa di Kecamatan Atadei saat menyampaikan sambutan.

Penugasan WKP Atadei kepada PT PLN (Persero) merupakan salah satu upaya percepatan pengembangan WKP Atadei dengan rencana pengembangan 2 x 5 MW dan akan beroperasi secara komersial (COD) pada tahun 2022. Selain itu melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 2268 K/30/MEM/2017 tanggal 19 Juni 2017 telah menetapkan pulau Flores sebagai pulau panas bumi (Flores Geothermal Island) dan diharapkan di masa depan Flores akan menjadi percontohan dimana pasokan listriknya didominasi oleh panas bumi.

“Kami berharap agar pengembangan WKP Atadei oleh PT PLN (Persero) segera terlaksana sebagai salah satu usaha memenuhi kecukupan energi listrik di Kabupaten Lembata”, tutur Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Kabupaten Lembata, Bala Warat Gabriel dalam sambutan pembukaannya mewakili Bupati Lembata. Pemerintah Kabupaten Lembata juga berkomitmen untuk mendukung pengembangan WKP Atadei dan mengharapkan dengan adanya kegiatan sosialisasi ini dapat memotivasi Pemda Kabupaten Lembata untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar dapat mendukung kegiatan pengusahaan panas bumi ini.

Yunus menambahkan dengan diadakannya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan PT PLN (Persero) sebagai pemegang IPB untuk memulai pelaksanaan kegiatan pengembangan WKP Atadei sesuai program kerja yang telah direncanakan, dan tentunya dengan dukungan semua pihak baik Pemerintah, Pemerintah Daerah dan Masyarakat.

Turut hadir sebagai narasumber pada sosialisasi ini perwakilan Ditjen EBTKE, Badan Geologi, UGM, WWF dan PT PLN (Persero).

Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2017