Nairobi (ANTARA News) - Masalah diplomatik terkait ayam dan sapi kian memperkeruh hubungan antara Kenya dan Tanzania sementara Nairobi mengajukan protes resmi ke negara tetangganya itu, menurut keterangan menteri luar negeri Kenya, Rabu (8/11).

Sengketa antara kedua negara Afrika Timur tersebut bermula pada bulan lalu setelah Tanzania menyita dan melelang 1.300 ternak yang menyeberangi perbatasan untuk merumput.

Kemudian pekan lalu, Tanzania menyita dan membakar hidup-hidup 6.500 anak ayam yang dibawa masuk ke negara itu dengan dalih unggas tersebut dikhawatirkan akan menyebarkan penyakit.

Menteri Luar Negeri Kenya Amina Mohamed mengatakan perwakilan negaranya di organisasi Komunitas Afrika Timur (EAC) melayangkan nota protes ke Tanzania.

Serangkaian sengketa diplomatik dan perdagangan kian memperkeruh hubungan antara kedua negara dalam beberapa bulan terakhir, demikian laporan AFP. (ab/)


Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2017