Zagreb (ANTARA News) - Sebuah otopsi menunjukkan bahwa pemain sepak bola divisi tiga Kroasia Bruno Boban meninggal karena serangan jantung pada Sabtu setelah dia terkena bola di dada dari jarak dekat, lapor media Kroasia menyebutkan Senin.

Pemain sayap Marsonija berusia 25 tahun itu jatuh di menit ke-15 pertandingan melawan mantan klubnya Slavonija dan dia dinyatakan meninggal setelah kedua staf pelatih tim serta paramedis dengan panik berusaha menyadarkan dia selama 40 menit, lapor Reuters.

Situs berita Index (www.index.hr), yang melaporkan penyebab kematian sebagai serangan jantung, mengatakan pemakaman Boban akan dijadwalkan kemudian pada Senin.

Pada saat kematiannya, Boban merupakan pencetak gol terbanyak di divisi ketiga timur dengan 12 gol dan Marsonija berada di posisi kelima klasemen dengan 30 poin dari 17 pertandingan.

Boban telah bermain untuk Slavonija dari 2014 hingga 2016 sebelum bergabung dengan saudaranya, Gabrijel, di klub papan atas NK Zagreb. Dia pindah ke Marsonija awal tahun ini.

Beberapa pemain internasional Kroasia menyampaikan belasungkawa mereka kepada keluarga Boban di media sosial, dengan striker Mario Mandzukic mengatakan: "Istirahat dalam damai Bruno dan belasungkawa saya yang terdalam kepada keluarga Boban serta semua teman-teman dan rekan satu timnya."

Itu adalah kematian sepak bola pemain papan atas pertama di Kroasia sejak penyerang Zadar, Hrvoje Custic, menabrak dinding beton dengan kepalanya saat pertandingan divisi pertama dengan Cibalija Vinkovci pada April 2008. Pemain berusia 24 tahun itu meninggal karena cedera otak lima hari kemudian.

Pewarta: SYSTEM
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2018