Indonesia- Jerman Sepakati Kerjasama Bilateral

Sabtu, 6 Oktober 2007 19:03 WIB | 5700 Views

Berita Terkait
London (ANTARA News) - Pemerintah Jerman sepakat memberikan bantuan kerjasama pembangunan bilateral kepada Pemerintah Indonesia sebesar 86 juta Euro yang dibahas dalam pertemuan delegasi Indonesia dipimpin oleh Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan Dr Lukita Dinarsyah Tuwo dengan Dr Klemens van de Sand, Deputi Direktur Jenderal, Kementerian Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (BMZ) Jerman di Bonn.

Dalam pembicaraan bilateral delegasi Indonesia terdiri dari wakil Bappenas, Kantor menteri Koordinator Perekonomian, Deplu. Depkeu,Sekretariat negara, Dept Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan KBRI Berlin, demikian keterangan yang diterima ANTARA News London dari Sekretaris III KBRI Berlin, Pangeran Ibrani Situmorang, Sabtu.

Dikatakannya dalam pertemuan delegasi Indonesia dengan Dr Klemens van de Sand dibahas prioritas kerjasama bilateral yang akan dimulai tahun 2008, selain itu dibahas peninjauan kembali proyek proyek yang sedang berjalan dan juga komitmen baru bantuan Jerman kepada Indonesia.

Menurut Ibran Situmorang, pembicaraan itu juga menghasilkan sejumlah kesepakatan yang dituangkan dalam "Summary Record on the Negotiantions on Development Cooperation between the Government of the Indonesia and The Government of the Federal Republic of Germany."

Ibrani mengatakan dalam pertemuan itu juga disepakati bidang prioritas kerjasama bilateral diantaranya perubahan iklim, pemberdayaan sektor swasta, desentralisasi dan "Good Goovermence".

Sementara dua bidang prioritas sebelumnya yaitu kesehatan dan transportasi menurut rencana akan dihapus secara bertahap sampai proyek yang sudah disetujui sebelumnya selesai dilaksanakan.

Dalam kesepakatan kedua negara selain tiga bidang prioritas juga terbuka kemungkinan dukungan terhadap bidang spesifik lainnya dengan mempertimbangkan kasus per kasus, ujarnya.

Dalam pertemuan itu juga disepakati jumlah komitmen baru bantuan kerjasama pembangunan pemerintah Jerman-Indonesia yang mencapai 86 juta Euro yang terdiri atas 77,5 juta Euro hasil kesepakatan sebelumnya dan sebesar 8,5 juta Euro dana hibah dan kerjasama teknik yang telah disepakati Maret lalu.

Dalam rangka kerjasama keuangan itu Pemerintah Jerman juga telah menyepakasi dana sebesar 55 juta Euro berupa pinjaman lunak dan hibah, sedangkan kerjasama teknik jumlahnya yang telah disepakati sebear 31 juta Euro.

Hasil komitmen yang disetujui pada perundingan RI- Jerman tahun 2005 lalu telah terjadi peningkatan untuk komitmen periode 2007-08 sebasar 10 juta. Hal ini menunjukkan adanya kepercayaan dari Jerman kepada Indonesia, demikian Ibrani Situmorang.(*)


Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2007

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar

Kinerja Garuda kuartal I 2014 diproyeksikan turun

Kinerja Garuda kuartal I 2014 diproyeksikan turunKinerja keuangan PT Garuda Indonesia Tbk pada kuartal I 2014 diperkirakan masih akan tertekan akibat depresiasi rupiah ...