Air Asia Buka Penerbangan Langsung Aceh-Malaysia

Selasa, 6 November 2007 19:24 WIB | 2719 Views

Aceh Besar (ANTARA News) - Sebuah perusahaan penerbangan Malaysia, Air Asia, membuka jalur penerbangan langsung dari Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD)- Kuala Lumpur, Malaysia.

"Penerbangan langsung ke Aceh ini merupakan sejarah baru bagi Malaysia dalam membuka peluang kerja sama wisata dan perekonomian," kata Direktur promosi wisata Malaysia Noor Azman Samsudin, saat penerbangan perdana di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, Selasa.

Ia menyatakan penerbangan langsung Aceh-Malaysia dijadwalkan tiga kali sepekan pulang pergi (PP), yakni Selasa, Jumat dan Minggu.

Noor Azman yang didampingi Konjen Malaysia di Medan, Fauzi, menyatakan Air Asia mengoperasikan pesawat jenis Airbus-320 dengan kapasitas sebanyak 180 penumpang.

"Kini warga warga Aceh tidak lagi berangkat ke Malaysia melalui bandara Polonia, Medan (Sumut) dan begitu juga sebalik dari negara jiran tersebut," katanya.

Ia melihat, banyak warga Aceh berangkat ke Malaysia melalui Medan. Penerbangan Air Asia kini telah hadir di Aceh yang dapat dimanfaatkan.

Untuk tahap awal, katanya, pihak perusahaan penerbangan Air Asia memberikan harga tiket promosi selama sebulan. Harga tiket Kuala Lumpur -Aceh senilai 9,90 ringgit Malaysia, sedangkan dari Aceh ke Kuala Lumpur harganya hampir sama.

Disebutkan, jadwal penerbangan dari Kuala Lumpur pukul 11:40 WIB dan tiba di Bandara Blang Bintang, Aceh Besar, pukul 12:15 WIB.

Dia menyebutkan, pihak Air Asia telah membuka kantor cabangnya di Kota Banda Aceh, yang karyawannya adalah putra/putri asal daerah ini.(*)

Editor: Heru

COPYRIGHT © 2007

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar

Pelabuhan Merak masih dipadati mobil pribadi

Pelabuhan Merak masih dipadati mobil pribadiPelabuhan Merak di Kota Cilegon, Banten, masih dipadati mobil pribadi yang hendak menuju Pulau Sumatera pada libur ...

Menkeu minta Kementerian BUMN tagih deviden Freeport

Menkeu minta Kementerian BUMN tagih deviden FreeportMenteri Keuangan Chatib Basri meminta Kementerian BUMN untuk tetap menagih deviden PT Freeport Indonesia sebesar Rp1,5 ...