Panglima TNI Bantah Pergantian Kasal Akibat Perbedaan Pendapat

Rabu, 7 November 2007 14:12 WIB | 1210 Views

Jakarta (ANTARA News) - Panglima TNI, Marsekal TNI Djoko Suyanto, membantah pemberhentian Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal ) Laksamana TNI Slamet Soebijanto dari jabatannya akibat terlalu seringnya terjadinya perbedaan pendapat.

"Itu rumor, tidak ada itu. Pergantian murni merupakan regenerasi di TNI," kata Djoko Suyanto, usai acara Munas Pepabri XIII, di Istana Negara, Jakarta, Rabu.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu, melantik Laksamana Madya TNI Sumardjono menggantikan Slamet Soebijanto. Sumarjono sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Jenderal Departemen Pertahanan.

Djoko beralasan, penggantian Slamet Soebijanto adalah karena yang bersangkutan telah memasuki masa persiapan pensiun.

"Pergantian sebagai masa transisi di organisasi TNI AL dan semua angkatan merupakan yang wajar bagi saya. Jadi jangan anda berpikiran karena ada ketidakcocokan dalam pengambilan keputusan," tegas Djoko.

Menurut Djoko Suyanto, perbedaan pendapat terutama dalam rapat-rapat di TNI merupakan hal yang biasa, namun kalau sudah ada keputusan, maka keputusan itu harus harus dihormati.

"Pergantian dilakukan sesuai kebutuhan, bukan karena lama tidaknya seseorang menjabat," tandas Djoko.

Dalam penunjukan figur, diutarakan Djoko, dirinya diminta oleh Presiden menyiapkan tiga nama calon.

"Keputusannya di tangan Presiden. Ya Sumarjono menurut saya figur yang tepat untuk itu," katanya. (*)

COPYRIGHT © 2007

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar

Prancis tertarik proyek monorel di Jabar

Prancis tertarik proyek monorel di JabarPrancis tertarik untuk menjajaki investasi di Provinsi Jawa Barat, kata Duta Besar Perancis Corine Breuze saat ...

Komisi IV bahas perkebunan

Komisi IV bahas perkebunanKomisi IV DPR RI akan memberikan kewenangan kepada Direktorat Jenderal Perkebunan untuk mengelola industri perkebunan ...

KPU Kepri mulai rekapitulasi suara tanpa Batam

KPU Kepri mulai rekapitulasi suara tanpa BatamKomisi Pemilihan Umum Kepulauan Riau memulai rapat pleno rekapitulasi perolehan suara pemilu tingkat provinsi, Rabu, ...